Kepala Bengkel Plaza ToyotaMuhammad Syafei menjelaskan kalau ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan api dan kebakaran kendaraan.
Paling utama ada 3 faktor yakni bahan bakar atau bahan yang mudah terbakar, ada sumber api atau hal yang bisa mematik api dan terakhir adalah oksigen. Jika salah satu dari tiga faktor tadi tidak terpenuhi maka mustahil akan terjadi kebakaran.
Terlepas dari masalah eksternal seperti memarkir kendaraan dekat sumber api, membuang rokok di dalam kendaraan hingga meninggalkan kain atau lap atau bahan apapundi area mesin ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan.
Masalah-masalah itu antara lain karena adanya masalah di sistem oli yang bocor, seal atau sekat oli yang rusak, pemasangan atau instalasi kabel kelistrikan yang tidak benar, kebocoran selang atau tangki bahan bakar di area mesin, hingga masalah di exhaust system.
Nah, ini langkah-langkah untuk mencegah kebakaran terjadi.
1. Service rutin
|
|
Masalah di sistem oli yang bocor, seal atau sekat oli yang rusak, pemasangan atau instalasi kabel kelistrikan yang tidak benar, kebocoran selang atau tangki bahan bakar di area mesin, hingga masalah di exhaust system juga bisa diminimalisasi.
Upaya preventif lainnya yang tidak kalah penting yakni mengasuransikan kendaraan anda.
Dan, perhatikan indikator yang menyala di panel indikator. Bila ada indikator yang tidak menyala secara normal atau anda merasakan penurunan fungsi salah satu sistem pada kendaraan seperti mesin, komponen kelistrikan dan lainnya, segera hubungi bengkel resmi dari merek mobil Anda.
2. Main aman
|
Jangan merokok!
|
Selain itu, pastikan ketika memarkir kendaraan ada di tempat aman yang jauh dari sumber api. Hindari pula untuk membawa kemasan yang berisi bahan yang mudah terbakar seperti bensin atau kaleng beraerosol misalnya cairan semprot pembersih kendaraan, obat nyamuk semprot dan lain-lain di dalam kendaraan.
Jangan pula membuang rokok di dalam kendaraan atau meninggalkan kain atau lap, kertas, plastik atau bahan apapun di area mesin ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan.
3. Pasang sistem kelistrikan dengan benar
|
|
Tapi hal itu tidak dilakukan dengan benar oleh si mekanik. Pemasangan atau instalasi kabel dilakukan dengan tidak benar.
Ini biasa terjadi ketika pemasangan aksesoris kelistrikan tambahan yang pada akhirnya bisa menyebabkan kebakaran.
Karena itu, memasang berbagai piranti listrik untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan listrik mulai dari memasang speaker baru, head unit baru dan lainnya harus dilakukan dengan benar.
Pastikan pemasangan aksesoris kelistrikan dilakukan dengan sempurna dan sesuai standar serta dilakukan oleh ahli di bidangnya. Ada baiknya pula gunakan genuine part asli dari masing-masing merek kendaraan.
4. Sikap yang harus dilakukan ketika kebakaran terjadi
|
|
Pertama, tentu saja, jangan panik. Segeralah keluar dari kendaraan menuju tempat yang lebih aman sebagai penyelamatan. Lihat asap keluar dari sektor mana.
Bila asap itu keluar dari komponen yang berhubungan dengan listrik seperti lampu, misalnya, copot saja aki kendaraan. Tapi bila asap muncul di sektor mesin atau di bawah mobil, segera menjauh.
Dan jika api relatif kecil, manfaatkan benda di sekitar anda untuk memadamkan api seperti pasir. Namun, bila besar, segera menjauh.
Dan terakhir, hubungi pihak berwenang misalnya pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran kendaraan tersebut serta hubungi bengkel resmi dari merek mobil anda untuk dilakukan investigasi kenapa masalah ini terjadi.
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil