4 Tips Mencegah Mobil Terbakar

4 Tips Mencegah Mobil Terbakar

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 13 Feb 2014 12:23 WIB
4 Tips Mencegah Mobil Terbakar
Jakarta - Setelah sebelumnya kita berbicara mengenai faktor-faktor apa saja yang bisa membuat kendaraan terbakar, kini saatnya kita mencari tahu bagaimana mencegah kebakaran terjadi. Dan bila kendaraan terbakar, apa yang harus dilakukan.

Kepala Bengkel Plaza ToyotaMuhammad Syafei menjelaskan kalau ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan api dan kebakaran kendaraan.

Paling utama ada 3 faktor yakni bahan bakar atau bahan yang mudah terbakar, ada sumber api atau hal yang bisa mematik api dan terakhir adalah oksigen. Jika salah satu dari tiga faktor tadi tidak terpenuhi maka mustahil akan terjadi kebakaran.

Terlepas dari masalah eksternal seperti memarkir kendaraan dekat sumber api, membuang rokok di dalam kendaraan hingga meninggalkan kain atau lap atau bahan apapundi area mesin ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan.

Masalah-masalah itu antara lain karena adanya masalah di sistem oli yang bocor, seal atau sekat oli yang rusak, pemasangan atau instalasi kabel kelistrikan yang tidak benar, kebocoran selang atau tangki bahan bakar di area mesin, hingga masalah di exhaust system.

Nah, ini langkah-langkah untuk mencegah kebakaran terjadi.



1. Service rutin

Lakukan pengecekan rutin untuk menghindari berbagai potensi masalah secara rutin, maksimal setiap 10.000 km atau per 6 bulan. Langkah ini juga berguna untuk memastikan kalau performa mesin kendaraan tetap optimal agar tidak menjadi masalah.

Masalah di sistem oli yang bocor, seal atau sekat oli yang rusak, pemasangan atau instalasi kabel kelistrikan yang tidak benar, kebocoran selang atau tangki bahan bakar di area mesin, hingga masalah di exhaust system juga bisa diminimalisasi.

Upaya preventif lainnya yang tidak kalah penting yakni mengasuransikan kendaraan anda.

Dan, perhatikan indikator yang menyala di panel indikator. Bila ada indikator yang tidak menyala secara normal atau anda merasakan penurunan fungsi salah satu sistem pada kendaraan seperti mesin, komponen kelistrikan dan lainnya, segera hubungi bengkel resmi dari merek mobil Anda.


2. Main aman

Jangan merokok!
Agar tidak terjadi masalah-masalah yang tidak diinginkan, cobalah bermain aman. Berkendaralah dengan aman untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Selain itu, pastikan ketika memarkir kendaraan ada di tempat aman yang jauh dari sumber api. Hindari pula untuk membawa kemasan yang berisi bahan yang mudah terbakar seperti bensin atau kaleng beraerosol misalnya cairan semprot pembersih kendaraan, obat nyamuk semprot dan lain-lain di dalam kendaraan.

Jangan pula membuang rokok di dalam kendaraan atau meninggalkan kain atau lap, kertas, plastik atau bahan apapun di area mesin ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan.

3. Pasang sistem kelistrikan dengan benar

Ada kalanya pemilik mobil ingin mengganti beberapa hal yang berhubungan dengan kelistrikan agar lebih gaya atau memang sudah waktunya.

Tapi hal itu tidak dilakukan dengan benar oleh si mekanik. Pemasangan atau instalasi kabel dilakukan dengan tidak benar.

Ini biasa terjadi ketika pemasangan aksesoris kelistrikan tambahan yang pada akhirnya bisa menyebabkan kebakaran.

Karena itu, memasang berbagai piranti listrik untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan listrik mulai dari memasang speaker baru, head unit baru dan lainnya harus dilakukan dengan benar.

Pastikan pemasangan aksesoris kelistrikan dilakukan dengan sempurna dan sesuai standar serta dilakukan oleh ahli di bidangnya. Ada baiknya pula gunakan genuine part asli dari masing-masing merek kendaraan.


4. Sikap yang harus dilakukan ketika kebakaran terjadi

Apabila pada akhirnya kendaraan anda mengalami kendaraan ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Pertama, tentu saja, jangan panik. Segeralah keluar dari kendaraan menuju tempat yang lebih aman sebagai penyelamatan. Lihat asap keluar dari sektor mana.

Bila asap itu keluar dari komponen yang berhubungan dengan listrik seperti lampu, misalnya, copot saja aki kendaraan. Tapi bila asap muncul di sektor mesin atau di bawah mobil, segera menjauh.

Dan jika api relatif kecil, manfaatkan benda di sekitar anda untuk memadamkan api seperti pasir. Namun, bila besar, segera menjauh.

Dan terakhir, hubungi pihak berwenang misalnya pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran kendaraan tersebut serta hubungi bengkel resmi dari merek mobil anda untuk dilakukan investigasi kenapa masalah ini terjadi.
Halaman 2 dari 5
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads