Namun bisa dipastikan untuk mobil matik, jika terjadi sesuatu di jalanan atau mogok, mobil matik tidak disarankan untuk digerek.
"Kalau tidak bisa diderek itu benar," kata Kepala Bengkel Plaza Toyota Pemuda Parman Suanda, yang berada di Jl. Pemuda Raya 1 No. 6 Pulo Gadung, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenernya sih bisa jalan kalau diderek, tapi itu tidak boleh. Karena perpindahan gigi didorong oleh tekanan minyak. Kalau mesin mati yah tidak bisa kerja, dan kalau ini dipaksa (dengan cara diderek) ini akan merusak transmisi otomatisnya," tambahnya.
Nah sudah pasti kalau transmisi otomatis rusak, Otolovers bakal mengeluarkan kocek yang cukup banyak untuk bisa memperbaiki atau menggantinya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua