Asisten Manager R&D Pricool Andri mengatakan kalau speedometer ini bisa berbicara untuk mengingatkan pengendara terhadap sesuatu indikator yang mengalami masalah.
"Kita menyebutnya Speedometer yang bisa ngomong. Jadi bisa menginformasikan jika indikator bahan bakar bermasalah, ecu bermasalah, temperatur, baterai mulai melemah dan tekanan udara pada ban yang kurang," kata Andri saat berbincang dengan detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang sudah dipakai di mobil Mahindra di India, untuk kedepannya bisa saja dipakai di mobil-mobil lain yang ada di Indonesia. Semua itu tergantung keinginan dari produsen mobil," timpalnya.
"Kalau Toyota, Honda, Nissan, Suzuki mau atau yang lain mau kita bisa produksi secara massal. Sekarang ini kita lagi produksi speedometer untuk Honda motor yang ada di Indonesia untuk Revo, tapi speedometer biasa bukan yang bisa bicara," tandasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun