Nah buat Otolovers semua yang pernah mengalami nasib sial tersebut jangan takut kalau kejadian itu terulang lagi. Ternyata alarm yang tidak bunyi itu tidak tersedia sensor getarnya sehingga saat kaca mobil dipecahkan otomatis alarm tidak akan ikut bunyi. Lain halnya jika pintu mobil yang dibobol alarm pasti bunyi.
Menurut Suryanto dari Alif Auto spesialis aksesoris, alarm dan body kit mobil, jika kaca mobil di bobol dan alarm inginikut menyala maka gunakan alarm yang sudah tersedia sensor getarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Suryanto, saat ini sudah banyak yang menjual alarm yang sudak pakai sensor getar dua zona yang juga sudah bisa diatur tingkat kegetarannya. Getaran sekecil apapun alarm otomatis akan menyala selama 30 detik.
Suryanto juga mengatakan, selain sensor anti getar, alarm juga harus ada sensor anti getar anti starter dan menonaktifkan alarm tanpa temot.
"Kalau sensor getar anti starter itu jika posisi aktif maka kalau distarter mobil tidak akan hidup," tukasnya.
Saat ditanya berapa harganya alarm yang sudah memiliki unsur tersebut? Suryanto mengatakan harganya bervariatif, dari mulai Rp 600 ribu saja sudah bisa mendapatkan alarm yang serba guna dan dapat melindungi sang pemilik mobil.
"Kami juga jual ada yang Rp 600 ribu. Itu sudah termasuk jasa pasang dan garansi," tandas Suryanto.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK