1. Oli
|
Ilustrasi
|
A. Sistem oli bocor pada kendaraan yang melaju. Tetesan oli terpercik ke mesin yang kondisinya panas yang pada akhirnya memicu timbulnya api.
B. Sekat/seal oli rusak. Hal ini menyebabkan oli merembes dan merambat ke bagian mesin kendaraan sehingga berpotensi terbakar.
C. Jika oli kendaraan tidak diganti secara rutin, maka dapat berdampak pada berkurangnya viskositas/kekentalan olj yang mengakibatkan mesin cepat panas, aus dan berpotensi terjadi kebakaran kendaraan ketika terpercik.
2. Komponen elektrik
|
ilustrasi
|
Contoh: Instalasi kabel yang tidak standar/tidak sempurna pada saat pemasangan aksesoris kelistrikan tamahan sehingga dapat menyebabkan kebakaran. Contohnya pemasangan kabel yang salah saat memasang foglamp.
3. Bahan bakar
|
Ilustrasi
|
Karenanya, pastikan melakukan service kendaraan secara rutin untuk mengecek dengan teliti bahwa sistem aliran bahan bakar (hose, tube) atau tangki bahan bakar dalam keadaan baik yakni tidak bocor atau pun retak, juga pengencangan clamp (penjepit/klem) sehingga selalu dalam keadaan baik dan pada posisi benar.
4. Exhaust
|
ilustrasi
|
Kotoran tersebut dapat ikut terbakar jika kondisi kendaraan sedang berjalan dimana exhaust sedang dalam keadaan panas.
5. Penyebab eksternal
|
ilustrasi
|
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin