Diberitakan CNN, dibolehkannya wanita mengemudi di Arab Saudi memberikan implikasi besar besar bagi ekonomi di negeri itu. Ini juga mempengaruhi kemampuan perempuan untuk bekerja.
Marriam Mossalli, seorang pengusaha Arab Saudi yang mendirikan perusahaan konsultan di Jeddah, mengatakan, keputusan ini memungkinkan perdebatan untuk beralih ke isu-isu lain yang lebih penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut, jika perempuan dilarang nyetir sendiri dan menyewa sopir, pengeluarannya lebih banyak lagi. Menyewa sopir biasanya menghabiskan sekitar US$ 400-800 per bulan.
"Sementara pendapatan tingkat pemula rata-rata untuk seorang wanita yang bekerja sebagai guru sekolah, misalnya, adalah US$ 1.600. Hampir setengah dari gaji mereka untuk sopir," ujarnya.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu