Menurut wanita yang akrab disapa Yunita itu, tidak semua Polwan memiliki kesempatan tergabung dalam BM polwan. Apalagi dirinya ditunjuk sebagai Perwira Pengendali.
"Anugerah ya. Saya bangga sekali bisa gabung, dipercaya pimpinan melakukan tugas di BM Polwan, bangga. Karena tidak semua bisa gabung," ujarnya saat ditemui detikOto, di Pusdik Lantas Polri, Serpong, Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyenangkan dan Membanggakan sekaligus penuh tantangan dan tanggung jawab besar. Membawa nama baik Polri ketika berada di jalan," tuturnya.
Lanjut Yunita menjelaskan, awalnya memang tidak bisa dan sulit rasanya mengendarai motor besar seperti Harley-Davidson. Namun dengan latihan yang tekun selama dua bulan, semuanya berubah jadi kebanggaan tersendiri.
"Dari nggak bisa apa-apa sampai bisa berdiri di atas motor nggak pegangan, wah kebanggaan yang tidak bisa di bayar dengan apapun," tutupnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu