Dari beberapa macam tugas para Brigadir Motor Polisi Wanita (BM Polwan), yang paling membuat kagum adalah keahlian mereka membuat suatu formasi koreografi saat tampil di sebuah acara.
Lantas seperti apa formasi koreografi yang dibentuk dengan menunggangi motor besar Harley-Davidson?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Intip Polwan Latihan Naik Moge |
"Emang nggak ada namanya, nggak dikasih nama. Kalau bentuk ada bentuk kipas, ada angka delapan dilakukan bareng-bareng, dan itu nggak pernah dikasih tahu namanya apa, yang penting begini, begini, tinggal dilatih," ujarnya saat ditemui detikOto, di Pusdik Lantas Polri, Serpong, Tangerang.
Bukan cuma membuat bentuk formasi koreografi, aksi gaya bebas atau freestyle pun dilakukan oleh BM Polwan. Hal tersebut dilakukan untuk menambah keindahan dari koreografi yang sudah dibuat.
Baca juga: Free Style Pakai Moge ala Polwan |
"Untuk sebulan awal ini angka delapan sambil kakinya diangkat, terus bisa muter sampai ngesot-ngesot nggak jatuh. Ada tahapnya nanti nambah lagi sampai yang benar-benar sulit," jelas Yunita.
Selain itu, Yunita juga menjelaskan, ketika para BM Polwan tampil di sebuah acara, melakukan koreografi tidak bisa semaunya. Karena setiap penampilan ditentukan oleh waktu yang diberikan.
Baca juga: Ini Cara Polwan agar Bersahabat dengan Moge |
"Nanti waktu itu yang kita ambil untuk disesuaikan, latihan perwara berapa menit, yang anggota berapa menit, disesuaikan dengan lagu, gerakannya juga jadi nggak asal main saja, nggak bebas, kalau bebas malah enak bisa suka-suka. Pasti ada waktu yang diberikan, space waktu," lanjutnya.
Namun mereka tidak khawatir dengan keterbatasan waktu yang rata-rata hanya diberikan lima hingga 10 menit saja. Karena para BM Polwan ini sudah dibekali oleh para pelatih dengan gerakan formasi koreografi yang disesuaikan dengan waktu tampilnya.
"Banyak, kita punya stok banyak ribuan sudah koreo yang sudah ready, tinggal yang mana yang mau kita mainkan, waktu pendek atau panjang, jadi sudah siap, oh ini yang sekian menit, baru nanti dilatih lagi," papar Yunita.
"Kalau lima menit berbentuk macam-macam, (formasi) angka delapan sudah pasti karena itu satu formasi yang cukup sulit apa lagi beramai-ramai," tambahnya. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer