Puteri asal Papua Barat yang hobi jalan-jalan itu mengatakan banyaknya motor dan mobil pribadi yang berlalu lalang di jalan, membuat para wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara merasa kurang nyaman. Ia berharap agar kendaraan umum justru lebih diperbanyak untuk memudahkan mobilitas para turis di destinasi wisata.
"Suatu destinasi wisata kalau terlalu banyak kendaraannya itu membuat wisatawan agak kurang tertarik. Alangkah baiknya banyak kendaraan umum jadi memudahkan para wisatawan untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain," kata Dikna kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai solusi, dara cantik berusia 22 tahun itu menyarankan agar kendaraan pribadi seperti mobil atau motor di daerah wisata bisa disewakan. Selain mengurangi jumlah kendaraan di jalan, hal itu bisa membuka peluang bisnis.
"Kendaraan pribadi kalau di destinasi wisata lebih baik disewakan. Pengalaman saya waktu di Bali, lebih mudah mendapatkan rental mobil atau motor. Jadi lebih baik disewakan," tandasnya. (nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka