"Aku kapok punya cowo (kekasih) modifikator," ujar dara 21 tahun itu saat ditemui di sebuah pusat perbelanjaan mewaj di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Bukan tampa alasan jika perempuan yang akrab disapa Pricil itu ogah mengencani laki-laki penyuka modifikator. Dia pernah menjalin kasih dengan cowok modifikator. Namun hubungannya kandas karena pernah diduakan sang cowok.
"Memang tidak semua cowo yang suka modifikasi itu tidak setia, tapi separuhnya pasti playboy (suka memainkan hati perempuan)," ujarnya.
Namun itu tak berarti dirinya ogah naik mobil hasil modifikasi. Baginya, mobil dengan sentuhan ubahan tetap membanggakan. Apalagi jika duduk di dalamnya, rasa percaya diri pun mencuat.
"Tapi memang kalau naik mobil yang dimodifikasi itu pasti keren. Tapi karena rata-rata yang mengendarai mobil modifikasi itu nakal-nakal, jadi ga mau ah pacaran sama anak modifikator," tambah gadis kelahiran Jakarta itu diiringi senyuman manis.
(M Luthfi Andika/Arif Arianto)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas