Member PiCA dengan nomer anggota 0257 ini menjadi juara pertama di kelas transmisi otomatis. Alhasil, ia berhak membawa pulang uang tunai senilai Rp 5 juta.
Martha mengaku, ia selalu menjaga putaran mesin di angka 2.000 RPM mulai start di Kia Sunter Gading menuju Sentul City. Kecepatannya pun konstan di angka 60 sampai 70 km/jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga tak ingin mengikuti irama kecepatan rekan sekaligus 'lawan' di ajang lomba ini. Menurutnya, rekan lainnya selalu ngebut sementara Martha tetap menjaga kecepatan stabil.
"Yang lain ngebut-ngebut saya mah standard aja," ujarnya.
Kia Picanto yang dimilikinya pun dalam keadaan sehat wal afiat. Ia mengatakan, Picanto miliknya selalu dirawat secara rutin.
"Picanto saya masih standard enggak ada modif-modif. Perawaran standar setiap 10.000 km saya cek ke bengkel," akunya.
Martha yang sehari-hari menggunakan Picanto ini pun pernah menghitung konsumsi BBM saat digunakan harian. Menurutnya, rata-rata konsumsi BBM saat digunakan harian mencapai 18 km/liter.
"Saya pernah ngitung rata-rata di 18 km/l. Tapi ini bisa lebih gede," ujarnya.
Karena sukses menjuarai ajang lomba irit dan membawa pulang uang Rp 5 juta, rekan satu clubnya di PiCA pun bersorak 'jadi kawin, jadi kawin' setelah nama Martha disebut sebagai juara. Ya, rencananya, Martha ingin menikah dalam waktu dekat.
"Iya mau married (nikah) bulan-bulan depan. Lumayan buat nambah-nambah biaya," katanya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas