Dunia otomotif adalah dunianya kaum pria. Namun meski menjadi mainan untuk kaum lelaki, bukan berarti kaum hawa menjauhi dunia otomotif.
Nissan dan Renault malah akan mengurangi kesenjangan gender di perusahaannya dengan dengan memperbanyak wanita yang menduduki posisi strategis.
Kedua perusahaan ini bahkan memperbolehkan kaum perempuan untuk menduduki jabatan top.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir rushlane, Senin (21/10/2013), level manajer wanita di Renault-Nissan lebih banyak dari perusahaan mobil lainnya.
Rusia dan Brasil adalah 2 negara dimana wanita lebih banyak menjabat sebagai manajer. Di Rusia 19 persen pekerja adalah wanita, dan 25 persennya adalah para manager. Di tahun 2013, 40 persen karyawan baru di Rusia adalah wanita. Kondisi ini naik dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 35 persen.
Sementara itu Nissan di Brasil menjadi tempat pertumbuhan pekerja wanita terbesar. Jumlah manajer wanita tiga kali lipat hanya dalam satu tahun. Jika ditotal, jumlah manajer wanita telah melonjak 70 persen dalam 5 tahun terakhir dari seluruh operasi Nissan di Amerika.
"Mengurangi kesenjangan gender adalah tujuan kami di seluruh dunia termasuk termasuk di pasar potensial," ujar CEO Nissan-Renault Carlos Ghosn.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu