Sering Ditodong Kapak Merah, Ririn Bawa Semprotan Lada

Otobabes

Sering Ditodong Kapak Merah, Ririn Bawa Semprotan Lada

- detikOto
Senin, 19 Nov 2012 13:29 WIB
Sering Ditodong Kapak Merah, Ririn Bawa Semprotan Lada
Foto: Hasan-detikFoto
Jakarta - Aksi kriminal terhadap pengendara mobil di Jakarta terus memakan korban. Gadis cantik yang satu ini pernah mengalaminya.

"Pernah ditodong kapak merah sampai 3 kali. Pertama di lampu merah Harmoni, dan di Gunung Sahari sampai 2 kali," kenang Ririn Tjandra (23).

Akibat kejadian itu, Ririn merasa trauma mengendarai mobil di malam hari. Dan untuk mengantisipasinya, mahasiswi di sebuah kampus di Jakarta itu itu harus membawa alat pengamanan sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makanya sekarang bawa semprotan lada. Malah sebelumnya alat setrum," kenang gadis pemilik tinggi badan 167 sentimeter itu.

Ririn menjelaskan aksi pertama seorang pria pembawa kapak merah tiba-tiba muncul di sampingnya dan hanya memamerkan kapak warna merahnya saja.

Sontak gadis yang juga model itu kaget dan hanya terdiam di balik kemudi mobil Nissan X-Trail miliknya.

"Kalau yang pertama cuma memerin kampak. Dan itu gue lagi sendiri dan sedang nelpon. Enggak lama, dia tiba-tiba pergi. Kejadiannya malam hari," papar Ririn.

Ketika itu Ririn sangat ketakutan dan diam seribu bahasa. Telepon genggam yang ada di tangannya pun jatuh ke lantai mobil.

Sedangkan pengalaman terburuk ditodong kapak merah yaitu di lampu merah Gunung Sahari, Jakarta. Kejadian itu tak pernah ia lupakan. Pasalnya kapak merah benar-benar membacok kaca depan mobil berkali-kali hingga pecah.

"Lagi sendiri di lampu merah dan teleponan sama cowok gue. Otomatis kaget dan nangis. Yang saya lakukan hanya ngelaksonin mobil. Saking paniknya, mobil tak majuin dan nyerempet mobil ke Kijang di depan," kata Ririn.



Ririn sendiri benar-benar tak bisa lupa peristiwa buruk itu. Belum lagi ketika mengingat warna merah menempel di kaca depan.

"Orang cuma lihatin aja. Beruntung mobil yang gue serempet enggak marah karena dia tahu juga kejadian itu. Kapaknya benar-benar merah. Dan warna merahnya itu nempel di kaca depan bekas bacokan. Itu yang yang paling ekstrem, sebelumnya enggak pernah," cetusnya.

Ririn pun berharap petugas polisi untuk segera memberantas para kapak merah. Selain itu, ia sangat menyarankan kepada para pengendara wanita untuk lebih berhati-hati.

"Nyiapin alat khusus seperti itu tadi alat sentrum dan semprotan lada. Terus kaca film mobil digelapin. Kalau kondisi macet dan lampu merah jangan mainin HP, dan kita harus sigap. Kalau bisa, kalau mau keluar malam ditemani cowok," saran gadis itu sambil berpose dengan manis di mobil Honda CR-V.




(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads