"Jadi waktu itu memang sebenarnya salah gue sih. Jadi saat itu gue sedang nyupir di daerah Pasar Baru. Tiba-tiba ponsel gue bunyi ternyata BBM yang masuk, ya udah alhasil gue nyetir sambil lihat BBM," kata Melinda.
Nyetir sambil BBM-an terbukti berbahaya, mobil Melinda akhirnya menabrak Bajaj.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sopir bajaj langsung meminta ganti rugi pada Melinda sebesar Rp 400 ribu, yang menurutnya tidak masuk akal.
"Ya marah dong gue, enggak mungkin membetulkan bagian yang lecet begitu saja bisa mencapai Rp 400 ribu, padahal sudah jelas-jelas mobil gue yang rusak parah. Akhirnya kita adu mulut hingga dia marah dan hampir saja gue ditonjok sama sopir bajaj," katanya.
Singkat kata Melinda pun hanya mengganti hingga Rp 60 ribu kepada sang supir bajay, dan langsung pergi meninggalkan si supir bajay tersebut yang masih marah-marah.
"Dia kayak mau memeras gue gitu, karena gue cewek. Walaupun gue salah harusnya dia tidak memeras kayak gitu, padahal gue dah ajak ke bengkel, dia malah enggak mau, dia malah maunya uang," kata Melinda.
"Setelah kejadian gw baru berpikir, kok gue berani bangat yah. Padahal kan gue cewek, kalau gue diapa-apain gimana yah," katanya sambil tidak percaya. Nah lho...
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan