"Ini bagus bangat dan suatu ide segar, jadi kita tidak terus menerus berkiblat sama mobil buatan Eropa, Jepang dan lain-lain. Selain itu Esemka ini sangat kreatif dan perlu bangat dikembangkan lagi. Yah tentu harus ada campur tangan dari pemerintah. Dan semoga pemerintah harus ekstra perhatian sama hasil karya anak bangsa sendiri," ujar Wilda Ayu Mandasari dengan antusias.
Manda yang berprofesi sebagai model dan mahasiswi ini menuturkan dengan harga Rp 120 juta untuk Esemka pun cukup pas untuk mobil karya anak bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayang bangat kalau itu tidak dieksplorasi, dan lagi-lagi bakal sia-sia gitu aja. Malaysia aja bisa bikin Proton, masa Indonesia tidak bisa punya industri otomotif yang pure karya anak bangsa kita sendiri," harap Manda.
Mahasiswi lain Neli yang ditemui detikOto mengaku dirinya selalu terharu ketika mendengar atau membaca berita-berita mengenai Esemka. "Saya terharu, anak-anak SMK itu hebat-hebat ternyata ya," ujarnya.
Selama ini, kalau mendengar SMK atau STM, dirinya selalu terkenang dengan aksi tawurannya. "Ya mudah-mudahan, image SMK makin bagus sekarang ya, sekarang ramai-ramai ngambil jurusan otomotif tidak ya?' ujarnya tertawa.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil