Wanita berusia 35 tahun ini ditangkap di sebuah kota di Laut Merah, Jeddah. Untungnya, atas negosiasi yang dilakukan sang ayah sebagai penjamin, wanita itu bisa dibebaskan.Β
Dalam sebuah surat kabar Saudi, Okaz, seperti yang dikutip dariΒ news.com.auΒ Kamis (21/7/2011), wanita itu membeberkan alasan tetap mengemudi. Dia berkata, saat itu dirinya sedang mengalami pendarahan dan tidak menemukan transportasi publik. Mau tidak mau, karena tidak memiliki sopir dia harus menyetir sendiri untuk sampai ke rumah sakit terdekat.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang aktivis wanita bernamaΒ Manal Al-SharifΒ harus merasakan dinginnya dinding penjara akibat melakukan protes dengan cara mengemudi mobil. Wanita-wanita lain juga ditangkap setelah mereka tertangkap belajar mengemudi di utara Riyadh, ibu kota Arab Saudi.
Mereka baru dibebaskan setelah mereka menandatangani surat yang bertuliskan janji untuk tidak pernah mengemudi lagi.
Pelarangan mengemudi ini sebetulnya telah ditentang sekelompok wanita Saudi. Bahkan Menlu AS Hillary Clinton coba mengkritik aturan ini dengan memberikan dukungannya kepada wanita Saudi bahwa apa yang mereka lakukan ini menunjukkan sebuah keberanian dan tidak ada yang salah.
Pekan lalu, otoritas Saudi juga sempat menahan dua wanita Oman ketika kedapatan mengemudi. Namun keduanya dilepaskan setelah mereka menandatangani perjanjian untuk tidak melakukannya lagi.
(lia/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?