Berhenti Nyetir karena Dilarang Ibu

Berhenti Nyetir karena Dilarang Ibu

- detikOto
Jumat, 15 Jul 2011 15:37 WIB
Berhenti Nyetir karena Dilarang Ibu
Jakarta - Melihat jalanan Jakarta yang ramai membuat sebagian pengendara kesulitan bergerak. Kecelakaan pun bisa terjadi secara tiba-tiba bila seseorang mengemudikan kendaraannya tanpa hati-hati.

Karena kondisi itu, wanita kelahiran Jakarta 1981 satu ini dilarang mengendarai mobil oleh orang tuanya. Ya itu tadi alasannya, bahaya.

Kondisi jalanan yang berbahaya sering kali dijadikan alasan orang tua agar anaknya tidak bepergian ke mana-mana sendirian naik mobil. Terlebih wanita yang memiliki nama Shinta Irwanto satu ini adalah anak cewek kesayangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu nyetir dan sekarang tidak karena sudah crowded jalanan sekarang, ramai banget. Itu karena Mama yang melarang karena alasan keselamatan," kata Shinta kepada detikOto.

Shinta sendiri sudah melupakan mengemudi mobil sejak kuliah di 2005. "Dulu pakai mobil Mazda sedan tahun 80-an, saya lupa namanya. Soalnya masih punya orang tua," ucap wanita yang baru saja menikah itu.
Β 
Waktu itu lanjut wanita berdarah campuran Sunda-Jawa itu, Shinta merelakan tidak mengemudi lagi atas permintaan Ibu. Meski seperti yang dijelaskan Shinta, SIM A miliknya masih berlaku 2 tahun lagi.

"Saya berhenti menyetir 2 tahun sebelum SIM A mati. Ya bagaimana lagi, karena mama juga," imbuh Shinta yang kini menjadi penyiar di salah satu station radio di Jakarta.

Dan kini, untuk sebagai mobilitas ia bekerja, Shinta cukup mengandalkan suami tercinta dan kendaraan umum seperti busway. "Kedua saya suka taksi. Diantar-antar suami juga jarang. Saya lebih suka sendiri," pungkas lulusan universitas di Jakarta tersebut.

Apa tidak ada niat pakai mobil lagi ya? Dan ternyata ia pun memiliki niat untuk kembali berada di balik lingkar kemudi. Namun seperti tidak dalam waktu dekat ini. Shinta menjelaskan mungkin setelah memiliki anak.

"Mungkin nanti saya nyetir lagi kalau sudah punya anak," tutup Shinta yang mendambakan city car 4 penumpang.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads