Perempuan yang sejak lahir bernama lengkap Widyaningrum Surya Nugraha ini
bercerita kepada detikOto disela-sela On Air Siaran Langsung Sepak bola di salah satu Stasiun Swasta Nasional, mengenai kegemarannya pada dunia balapan.
Menurutnya, sejak kecil, balapan itu memiliki aspek yang menarik untuk diperhatikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak itu lah, ia selalu mengikuti perkembangan dunia balapan. Mulai dari motor cross, touring, sampai Grand Prix.
Sampai akhirnya, perempuan lulusan Fakultas Komunikasi Universitas Padjadjaran ini mendapat kesempatan membawakan acara-acara sport layar kaca seperti Lega Calcio, Liga Dunia, GT Touring Car, motoGP, dan banyak lagi lainnya.
Masih seputaran balapan, Widya berkelakar sambil bercerita mengenai
pengalamannya ikut-ikutan balap liar sewaktu SMA.
Bilangan Jalan Supratman, Bandung, yang hampir setiap tengah malam dibisingi raungan mobil-mobil yang siap beraksi disepanjang track lurus sekitar 200 meter ke depan itu pun, pernah dicicipi oleh Widya.
"201 meter cuma 7 detik!" ujar Widya bangga, yang mengaku saat itu menggunakan Honda.
Mojang yang sejak kecil hobi menyanyi dan sempat membentuk group vokal Trio
Laris yang membawakan OST White Snake Legend ini pun sempat mencicipi Sirkuit Sentul, menggunakan mobil Honda Jazz GT Touring Car bersama Alvin Bahar.
Di lintasan berjaya, lain lagi di jalan raya. Widya bertutur mengenai pengalamannya sewaktu berkendara.
Akibat 'panas' karena ada yang menyalip (padahal di jalan raya), Widya nekat membejek gas untuk mendahului sang penyalip, sampai akhirnya berniat mengambil kiri untuk mengambil alih posisi.
Tapi tiba-tiba sebuah truk melaju lambat, bisa ditebak bagaimana akhirnya?
"Dar! Aku nabrak buntut truk tersebut," ujarnya.
Perempuan yang biasa disapa Cat Lady ini, karena kegilaannya pada kucing
mengakui, sejak saat itu, dirinya tidak akan kebut-kebutan di jalan raya.
"Yah, namanya masih muda waktu itu," belanya.
Tak habis sampai di sini, Widya pun bercerita mengenai mobil impiannya.
Sederhana saja, ia menginginkan Swift GT CBU. "Aku suka bentuknya seperti mobil sport klasik," ujarnya.
Selain karena Swift dianggapnya sebagai city car yang compact, dirinya mengaku menyukai apapun yang berbau classic.
Sedangkan untuk The Real Dream Car, menurut istilahnya, Widya memilih Chrysler Sporty 2006.
"Aku suka saja bentuknya klasik siga (mirip) bemo," ujar Widya yang sedang berencana untuk mengambil magister ini dengan dialek khas sundanya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?