Gara-gara Mobil, Disumpahi Tukang Buah

Gara-gara Mobil, Disumpahi Tukang Buah

- detikOto
Rabu, 19 Nov 2008 11:23 WIB
Gara-gara Mobil, Disumpahi Tukang Buah
Jakarta - Menuruti nasihat orang tua memang obat mujarab agar tidak terjadi suatu hal buruk pada diri kita. Terlebih jika hal itu membahayakan diri kita, bisa-bisa hal buruk terjadi pada kita bila tidak mendengarkan nasihat orang tua. Seperti yang dialami Tri Ratih Geovani salah satu Female Presenter Event dan juga Model Bandung yang berdomisili di Bandung.

Vani sapaan Akrabnya, mempunyai pengalaman buruk dengan kendaraan pribadinya. Waktu itu awal-awal mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pada saat itu, dengan percaya diri Vani menyetir mobil Suzuki Vitara tahun 1998. β€œWalaupun belum terlalu lancar mengendarai mobil, tapi saya pede aja,” ucap Vani ketika dihubungi detikoto, Rabu (19/11/08).

Vani memutuskan untuk jalan-jalan bersama kakaknya, belanja, makan dan jalan kesana kemari kayak setrikaan dengan mobil pemberian bokap, walaupun waktu itu bokapnya ngelarang Vani untuk nyetir mobil ke jalan besar dengan alasan belum terlalu lancar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan akhirnyapun larangan itu diacuhkan oleh Vani. Bermodal keberanian Vani mengendarai mobil. Saat di perjalanan, Vani memutuskan untuk parkir di pinggir jalan karena ada sesuatu yang harus dibelinya. Maka merapatlah mobilnya.

Ketika ingin melanjutkan perjalanan, tanpa disadari kalau di bawah bumper ada batu besar, pas mundurin mobil, ternyata bumper nyangkut. Finally, bumper sebelah kiri copot, begitu groginya selama di perjalanan Vani jadi ngak konsen karena memikirkan bumper yang copot itu.

Sudah pusing memikirkan hal itu, dan akhirnya Vani dan Kakaknya memutuskan untuk mampir ke toko milik orang tuanya yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Setirpun dibanting ke kiri untuk siap-siap ambil posisi parkir, tiba-tiba ada gerobak yang muncul begitu saja dari sebelah kiri belakang dan akhirnya malah nyenggol gerobak mangga. Gerobak berikut isinya pun terbalik.

Tanpa pikir panjang, Vani langsung menggeber mobilnya untuk melarikan diri. Lihat dari spion tengah ternyata orang-orang pada ngumpul bantuin tukang mangga β€œmungutin” mangganya. Tukang manggapun kelihatan mengamuk dengan melambai-lambaikan tangannya ke arah mobil Vani.

Dan akhirnya Vani memutuskan untuk pulang ke rumah. β€œSampai di rumah mobil mobil gwe parkirkan dengan aman tanpa sepengetahuan bokap,” ujar Vani. Keesokan harinya, tanpa sepengetahuan Vani, ternyata si tukang mangga datang menghampiri toko dan sangat kebetulan bokap Vani lagi ada di toko.

Kebenaran pun terungkap. β€œSecara itu, tukang mangga jualan di depan toko bokap” yah akhirnya gw kena semprot bokap dan SIM ditarik. Bahkan gwe di skors gak boleh nyetir mobil selama sebulan. Payah!!!! (syu/tbs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads