Ini Janji Takahiro Hachigo, Si Bos Baru Honda

Ini Janji Takahiro Hachigo, Si Bos Baru Honda

Teruo Ikehara - detikOto
Senin, 06 Jul 2015 10:41 WIB
Ini Janji Takahiro Hachigo, Si Bos Baru Honda
Takahiro Hachigo
Tokyo - Pada awal tahun 2015 Chief Executive Officer Honda Motor Company, Takanobu Ito mengundurkan diri karena masalah penarikan jutaan unit mobil Honda akibat airbag Takata yang bermasalah. Posisi Ito digantikan oleh Takahiro Hachigo.

2 Juli lalu, produsen otomotif asal Jepang itu mengadakan pesta di sebuah hotel di Tokyo. Pesta itu diadakan sebagai bentuk perkenalan Takahiro Hachigo sebagai bos baru Honda di hadapan para pemegang saham yang rutin diadakan setiap Juni.

Acara ini dimulai dengan sambutan dari Takanobu Ito, yang saat ini menjadi direktur dan penasihat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami merespons proses globalisasi yang cepat, dan saya pikir kami mampu menemukan jalannya. Meskipun kondisi sulit akan terus terjadi, tapi struktur baru kami akan mampu mengatasi pasangnya pertumbuhan masa depan kita. Saya meminta Anda semua untuk mendukungnya," ujar Ito yang kini menjadi penasihat dan direktur Honda.

"Kami ingin terus mendorong enam operasi regional yang telah didirikan oleh Ito. Kami ingin semua orang di Honda Group bisa berbagi tiga kegembiraan, yakni pembelian, penjualan, dan pengambilan. Kami akan terus menghadapi tantangan dan akan terus mengembangkan produk-produk yang unik," timpal Hachigo.

Dalam acara ini, sedikitnya ada 400 orang yang mengikuti termasuk para awak media lokal dan orang-orang internal Honda lainnya.

Sementara itu, Hachigo sendiri baru bergabung dengan Honda sejak 1982 dan memulai karirnya di bagian Riset dan Pengembangan, khususnya unit desain sasis kendaraan.

Pada 2004 – 2006, dia ditugaskan ke Honda Amerika sebagai Senior Vice President Riset dan Pengembangan untuk membantu pengembangan mobil Honda untuk pasar lokal serta merek Acura.

Jabatannya naik pada 2012, sebagai Vice President and Director Honda Motor Eropa, dan setahun kemudian ditunjuk sebagai presiden perusahaan riset dan pengembangan Eropa yang berkantor pusat di Inggris.

Setahun kemudian, Honda memintanya ke Tiongkok untuk memimpin Pengembangan, Pembelian, serta Produksi Honda di negeri itu. β€œDia sangat kaya pengalaman di berbagai wilayah,” tutur Ito.



(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads