Suzuki Berupaya Lepaskan Diri dari Ketergantungan 'Sang Ayah'

Laporan dari Tokyo

Suzuki Berupaya Lepaskan Diri dari Ketergantungan 'Sang Ayah'

Teruo Ikehara - detikOto
Jumat, 03 Jul 2015 16:45 WIB
Suzuki Berupaya Lepaskan Diri dari Ketergantungan Sang Ayah
Tokyo - Sosok Osamu Suzuki yang sudah berumur 85 tahun tak bisa dilepaskan dari Suzuki. Di bawah kepemimpinan presiden baru, Suzuki berupaya melepaskan ketergantungan pada sosok sang ayah.

Presiden baru Suzuki, Toshihiro Suzuki berbicara mengenai resolusi dirinya begitu menjadi pimpinan Suzuki.

β€œUntuk melepaskan diri dari ketergantungan pada ayah, karyawan perusahaan harus bersatu, meluruskan tujuan, dan bekerja sama dalam satu tim,” ujar Toshihiro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Osamu memberikan satu pekerjaan penting untuk diselesaikan Toshihiro, yakni kisruh dengan Volkswagen menyusul pecahnya aliansi mereka dan tuntutan ke pengadilan arbitrase internasional yang sudah berlangsung sejak 2011.

β€œKita tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena akan memundurkan rencana bisnis kita,” ujar Osamu.

Berbarengan dengan pergantian presiden itu, Suzuki juga mengumumkan pergantian struktur manajemen. Selain itu rencana dan target juga diumumkan sesaat setelah suksesi itu.

Pabrikan ini ingin mencapai margin laba operasional naik 7 persen pada tahun kalender 2019/2010. Pada tahun kalender 2014/2015 saat ini target laba operasi yang dipatok pabrikan 6 persen.

Selain itu, perusahaan juga berencana untuk menggelontorkan anggaran untuk riset dan pengembangan untuk tahun kalender 2019/2020 sebesar 200 miliar yen atau sekitar Rp 21,8 triliun.

Jumlah itu meningkat tajam dibanding anggaran untuk tahun kalender 2015/2016 yang sebesar 130 miliar yen atau sekitar Rp 14,2 triliun.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads