Presiden baru Suzuki, Toshihiro Suzuki berbicara mengenai resolusi dirinya begitu menjadi pimpinan Suzuki.
βUntuk melepaskan diri dari ketergantungan pada ayah, karyawan perusahaan harus bersatu, meluruskan tujuan, dan bekerja sama dalam satu tim,β ujar Toshihiro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKita tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena akan memundurkan rencana bisnis kita,β ujar Osamu.
Berbarengan dengan pergantian presiden itu, Suzuki juga mengumumkan pergantian struktur manajemen. Selain itu rencana dan target juga diumumkan sesaat setelah suksesi itu.
Pabrikan ini ingin mencapai margin laba operasional naik 7 persen pada tahun kalender 2019/2010. Pada tahun kalender 2014/2015 saat ini target laba operasi yang dipatok pabrikan 6 persen.
Selain itu, perusahaan juga berencana untuk menggelontorkan anggaran untuk riset dan pengembangan untuk tahun kalender 2019/2020 sebesar 200 miliar yen atau sekitar Rp 21,8 triliun.
Jumlah itu meningkat tajam dibanding anggaran untuk tahun kalender 2015/2016 yang sebesar 130 miliar yen atau sekitar Rp 14,2 triliun.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas