Mobil listrik yang muncul sebagai hasil kerja sama itu adalah SUV listrik RAV4. Tahun ini adalah tahun terakhir buat Tesla untuk menyuplai motor listrik untuk RAV4.
RAV4 EV merupakan mobil listrik dari RAV4 yang dijual di beberapa negara seperti Amerika dan Jepang.
Kongsi antara Toyota dan Tesla ini dimulai tahun 2010 lalu. Saat itu, berdasarkan perjanjian, Toyota akan mulai mengimpor baterai, sistem pengisian baterai, inverter, motor listrik, transmisi pada bulan Mei 2012.
Aslinya setidaknya bakal ada 2.600 unit RAV4 yang bakal diproduksi sampai 2015 nanti. Namun sayang penjualannya tidak sesuai target.
Total hanya ada 1.600 unit RAV4 listrik yang sudah terjual, dan Tesla menuturkan mereka tidak akan menunggu lama lagi untuk menghentikan suplai motor listrik RAV4.
Toyota sendiri kabarnya lebih memilih mengembangkan mobil hidrogen daripada mobil listrik, Toyota merasa masa depan industri otomotif justru berada di mobil hidrogen.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?