Salah satunya DFSK yang telah memperkenalkan Glory E3 sebagai pilihan mobil listriknya. Alasan belum dijualnya dikarenakan dengan kebijakan saat ini mereka akan kesulitan melakukan subsidi harga untuk menemukan harga yang cocok dengan pasarnya.
Baca juga: DFSK: Glory i-Auto Sudah Banyak Berubah |
DFSK Glory E3. Foto: Ari Saputra |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: DFSK Tunda Peluncuran Dua Amunisi Baru |
Foto: Ari Saputra |
Dengan aturan yang ada, Franz mengatakan mobil listrik belum mendapatkan perhatian karena harganya menjadi mahal. "Sejauh ini kami belum melihat jalur jelas, rencana jelas tentang bagaimana mensubsidi customer," timpalnya.
Selain menunggu regulasi lengkap mobil listrik, perakitan lokal juga adalah salah satu strategi menekan harga. Untuk itu DFSK mengaku tak terkendala dan siap kapan pun membuatnya di pabrik DFSK di Indonesia.
Foto: Ari Saputra |
"Produk dan teknologinya ada, untuk kami membuatnya tidak akan sulit ada beberapa progres yang telah dilakukan di pabrik, tapi tidak kesulitan dalam teknologi. Hal yang penting adalah alasan kami melakukannya, jika ada pasar dan aturannya jelas kami akan melakukannya," tukasnya.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "iCar V27: SUV Offroad Bisa Buat Jaga Marwah Daerah"
[Gambas:Video 20detik] (rip/rgr)











































DFSK Glory E3. Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra
Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE