Dalam siaran pers yang diterima detikcom, keduanya sepakat membentuk grup baru dengan pembagian komposisi saham yang rata alias 50:50 untuk kedua grup .
Jika digabung dari sisi penjualan mobil, keduanya akan mencetak angka 8,7 juta per tahun. Cukup untuk menjadikan grup baru itu sebagai raksasa mobil nomor 4 dunia, setelah Volkswagen, Toyota dan aliansi Renault-Nissan. Jika FCA dan PSA digabung maka pendapatannya mencapai 170 miliar euro dengan laba operasi lebih dari 11 miliar euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gabungan keduanya akan menciptakan mobil yang kuat dan bagus di segmen mewah, mobil penumpang, SUV, serta truk ringan atau truk komersial. FCA akan bisa mendapatkan akses untuk platform kendaraan PSA yang lebih modern, agar mempermudah mereka mengatasi standar emisi yang lebih ketat. Sementara bagi PSA, mereka akan belajar dari FCA mengenai cara mengambil keuntungan dari line up mobil seperti RAM dan Jeep.
Baca juga: Fiat dan Peugeot Sepakat Merger |
Untuk memimpin grup baru ini, ditunjuk John Elkann dari FCA sebagai Chairman, sementara Carlos Tavares akan bertindak sebagai CEO perusahaan hasil merger. Merek-merek mobil yang berada di bawah naungan grup ini cukup banyak. PSA punya merek seperti Peugeot, Citroen, DS Automobiles, Vauxhall dan Opel, sedangkan FCA punya merek seperti Jeep, Ram, Chrysler, Dodge, Alfa Romeo, Lancia, Maserati, dan juga Abarth.
(ddn/rgr)
Komentar Terbanyak
Begini Pengakuan Polisi Sopir Rantis yang Lindas Affan Kurniawan
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali