Rem motor bisa mengalami kasus blong karena suhu panas yang berlebih di sistem konstruksi rem. Panas yang dihasilkan oleh gesekan antara kampas rem dan cakram bisa membuat kaliper panas dan bisa membuat seal piston memuai. Seal piston yang macet tidak akan bisa menekan kampas secara sempurna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhu rem di motor matik bisa cepat panas karena gaya berkendara yang salah. Misalnya terus-terusan menekan tuas rem saat melewati jalanan menurun.
Menurut Jusri, ada teknik khusus saat melakukan proses pengereman motor di jalanan menurun.
"Untuk motor matik, diawali kecepatan yang tidak terlalu kencang saat menurun. Jangan baru mengerem saat sudah melewati turunan," terang Jusri.
"Selanjutnya, gunakan teknik pengereman squish. Jadi rem sedikit, kemudian rem dilepas, begitu seterusnya. Dan rem tidak boleh dipanteng atau ditekan terus-menerus karena ini bisa membuat temperatur panas. Kalau sudah panas, walaupun rem dibejek, dia akan blong," lanjut Jusri.
Selain dua hal tersebut, Jusri juga mewanti para pengendara motor matik agar jangan menutup gas saat melewati jalan menurun.
"Motor harus tetap digas, jangan malah nutup gas. Karena kalau ditutup, motor akan meluncur bebas tanpa hambatan. Ini seperti ketika motor manual ditarik koplingnya," pungkas Jusri.
Simak Juga 'Test Drive Skutik Gesits, Tarikannya Edan!':
(lua/rgr)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus