Di luar peralatan wajib seperti dongkrak, ban cadangan, dan aneka tools kit, para pemudik yang pakai mobil pribadi sebenarnya tidak perlu membawa sparepart cadangan di bagasi. Dengan catatan, mobil harus dalam kondisi 'siap tempur' saat akan diajak mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa saja poin yang perlu disiapkan di mobil sebelum memulai perjalanan jauh?
"Yang paling penting diperiksa, cairan-cairan di mobil. Seperti air radiator, oli mesin, oli transmisi, air wiper, minyak rem, dan fan pump kalau masih pakai HPS. Itu yang harus diperhatikan. Sepanjang itu mencukupi, kemungkinan mobil bermasalah kecil," terang Bambang.
Bambang juga mengimbau agar para pemudik di zaman sekarang harus lebih pandai memanfaatkan jejaring internet dan media sosial. "Zaman sekarang, kalau ada apa-apa di jalan lebih gampang. Bisa manfaatkan layanan bengkel resmi lewat aplikasi, atau bisa minta bantuan dari teman atau kenalan di social media," lanjut Bambang.
Tapi untuk jaga-jaga, bagi detikers yang ingin mudik pakai kendaraan pribadi, disarankan untuk melakukan general check-up di bengkel umum untuk mengetahui lebih dini jika ada permasalahan di mobil. Nah, agar tidak antre panjang, sebaiknya servis mobil dilakukan dua minggu sebelum libur lebaran tiba. (lua/rgr)
Komentar Terbanyak
Jangan Pernah Pasang Stiker Happy Family di Mobil, Pokoknya Jangan!
Naik Taksi Terbang di Indonesia, Harganya Murah Meriah
Mobil Jepang Mulai Banting Harga, Produsen China Santai