"Karena saya memang cinta motor tua. Motor tua itu nggak ada matinya," buka Leksono, kepada detikOto, Kamis (10/1/2019).
Meski menunggangi motor tua, Leksono tetap ingin motornya tampil bertenaga, maka itu opsi upgrade pun dipilih. "Kebetulan motor Thunder ini sering diremehin orang, katanya motor banci karena cc-nya kecil, terus akhirnya dimodifikasi sekalian," lanjut pria asal Jatimurni Pondok Gede, Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin Thunder yang hanya 125 cc pun lantas dinaikkan menjadi 270 cc, dengan konfigurasi bore x stroke 72 x 66. "Yang menggarap mesinnya bengkel modif Jhonespeed di Tangerang. Selain mesin, gear-nya juga diturunkan dari 14-44 jadi 16-32," terangnya lagi.
Biar makin klasik, Leksono pun turut merombak tampilan motornya. "Konsep awalnya modifikasi gaya Chopper, tapi karena setiap pulang kerja dua anak saya minta dibonceng muter-muter keliling komplek dulu, akhirnya saya bikin boncengan di Valen Jok," kata Leksono yang juga member Suzuki Thunder Online Group (STOG).
Yang menarik pada bagian tangki Suzuki Thunder ini tersemat emblem merek motor asal Inggris 'Triumph'. "Tangki model Triumph beli secara online. Teman-teman saya mlesetin nama 'Triumph' di tangki motor saya jadi 'Terompet'. Akhirnya keterusan deh pakai nama itu," lanjut Leksono sambil menyebut biaya modifikasi yang mencapai Rp 15 juta.
Detail lain ubahan Suzuki Thunder 'Terompet' ini ada di bagian knalpot-nya yang sekarang pakai model 'botol' Royal Enfield, lalu lampu depan, lampu sein depan belakang variasi, setang pullback bikin posisi riding jadi santai, spatbor depan CB, spatbor belakang ala motor trail, lampu LED, footstep custom, boks aki model Japstyle beli online, shockbreaker belakang model klasik, hingga tambahan sidebag untuk membawa barang. (lua/ddn)

Komentar Terbanyak
Trik Lulus Ujian SIM C biar Nggak Ngulang Terus
Bahlil Bongkar Biang Kerok Antrean SPBU, Pajero Ikut Disorot
Malaysia Turunkan Harga BBM Lagi