Seperti Detroit Flying Cars selaku perusahaan rumahan untuk mobil listrik asal Amerika Serikat-Canada misalkan. Ketika melakukan pengujian pada prototipe WD-1, mereka mengalami kecelakaan yakni terjatuh.
Dilansir carscoops, WD-1 jatuh di Bandara Willow Run di Michigan. Menurut WDIV dan WXYZ, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13:00 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu-satunya orang yang berada di dalam mobil terbang itu dilaporkan harus mengalami perawatan di rumah sakit Universitas Michigan. Saat ini, nama dan kondisi pilot masih belum diketahui.
Diketahui, Detroit Flying Cars merupakan perusahaan yang relatif baru. Sedangkan WD-1 merupakan salah satu protitpe mobil terbangnya yang sudah dikenal. Perusahaan menggunakan konstruksi serat karbon, rentang sayap 26 kaki (7,9 meter) dan mesin 100 hp (74 kW / 101 PS).
WD-1 dirancang untuk mampu menempuh 643 dan kecepatan maksimal 201 km / jam dalam mode pesawat. Dalam mode mobil, WD-1 didukung oleh motor listrik 53 hp (40 kW / 54 PS) yang dapat melakukan perjalanan hingga 80 km hanya dengan mengandalkan tenaga listrik. (rip/ruk)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus