Bagi para pengguna mobil di kawasan Asia dan Oseania, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan penjualan mobil listrik. Apa saja ya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"75 persen dari mereka mengatakan adanya insentif pajak bisa membuat harga mobil jauh lebih murah," ungkap Senior Vice President, Mobility, Frost and Sullivan Vivek Vaidya di Singapura.
Infrastruktur yang belum memadai juga menjadi pertimbangan konsumen saat hendak membeli mobil listrik. Mereka pastinya memikirkan bagaimana jika mobil kehabisan listrik di tengah jalan sedangkan tak ada tempat pengisian ulang di sekitar situ.
"Mereka semua bilang saya memarkir mobil di apartemen, kantor yang tak memiliki fasilitas pengecasan padahal seharusnya bisa tersedia di tempat-tempat itu untuk memudahkan pemilik mobil listrik," lanjut Vivek.
Para konsumen tersebut juga meminta keistimewaan saat mereka membeli mobil listrik. Misalnya saja seperti jalan prioritas, parkir gratis hingga diskon biaya tol agar tidak sama dengan para pemilik mobil konvensional.
Adanya perlakuan khusus itu dinilai bisa membuat konsumen berpikir untuk beralih ke mobil listrik. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk