Serena generasi terbaru ini mendapatkan penyegaran. Pembaruan Serena tidak hanya pada eksterior dan interiornya, tapi juga beragam fitur yang memanjakan pengguna Serena.
Serena pertama kali diperkenalkan ke pasar pada 1991. Dengan cepat, Serena menjadi salah satu kendaraan keluarga yang populer di Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Desain.
|
Foto: Nissan
|
Warna bodi dua nada dan pilar D yang tampak tak terlihat menambah kesan interior yang luas pada mobil keluarga ini.
Isyarat desain pada Serena generasi terbaru ini dimaksudkan untuk menekankan kelapangan mobil ini. Pilar depan dibuat berwarna hitam yang menimbulkan kesan kaca pintu tampak lebih besar. Garis atap melengkung juga memberikan ruang kepala lebih besar untuk penghuni Serena.
Pilar A sendiri kini lebih tipis dari generasi sebelumnya. Pilar A yang tipis ini mengurangi blind spot bagi pengemudi.
2. Interior
|
Foto: Nissan
|
Desain dasbor Serena mengadopsi tema 'lateral flow' untuk memberikan nuansa yang lebih luas. Paduan warna kontrasnya juga membantu membuat interior terkesan lebih luas dan modern.
Instrumen cluster kini lebih ramping sehingga meningkatkan kualitas pandangan terbaik dari kursi pengemudi.
Serena terbaru ini juga digadang-gadang lebih nyaman. Kursi zero gravity yang digunakan di sedan Nissan Teana kini diadopsi untuk Serena pada jok baris pertama dan kedua. Jok baris ketiga juga didesain untuk kenyamanan maksimal seperti kutsi di depannya untuk mengurangi kelelahan selama perjalanan panjang.
Selain kenyamanan, Serena juga menawarkan kepraktisan. Pintu belakang mobil ini bisa dibuka tanpa sentuhan tangan menggunakan Intelligent Key kusus tipe Highway STAR. Cukup dengan mengayunkan kaki di bawah pintu belakang, pintu akan terbuka. Jadi, tidak perlu repot membuka pintu bagasi ketika Anda menenteng banyak barang bawaan.
3. Fitur-fitur
|
Foto: Nissan
|
Serena juga dibekali dengan Intelligent Park Assist. Itu merupakan sistem parkir otomatis yang mudah digunakan dengan peningkatan akurasi. Fitur itu pertama kali dilengkapi pada X-Trail.
Teknologi otonom Nissan, ProPILOT pertama kali digunakan Nissan pada Serena terbaru ini. ProPILOT secara otomatis bisa mengontrol pedal gas, rem dan setir saat dikendarai di jalan raya baik dalam situasi lalu litas padat maupun lancar.
4. Mesin dan Stabilitas
|
Foto: Nissan
|
Serena menggunakan mesin bensin empat silinder MR20DD 2.0 litee direct-injected twin-CVTC. Mesin itu memiliki tenaga 147 PS dan torsi 210 Nm.
Pengalaman berkendara Serena juga telah ditingkatkan. Sistem kemudi kini lebih akurat dan responsnya lebih baik daripada sebelumnya. Berkat sistem variable power, memutar kemudi lebih ringan pada kecepatan lambat dan lebih stabil pada kecepatan tinggi.
Nissan telah memperkuat struktur di sekitar pintu belakang. Serena ini juga mendapatkan peningkatan komponen dari sistem suspensi, termasuk pemasangan peredam kejut yang lebih besar.
5. Harga
|
Foto: Nissan
|












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk