VW siap merakit kedua produknya itu dengan sistem semi-knocked-down (SKD) di Jakarta dengan komando dari Garuda Mataram Motor untuk memenuhi permintaan domestik.
Garuda Mataram Motor yang merupakan anak usaha dari Indomobil memang sejak beberapa tahun bekerja sama dengan Volkswagen dan Audi untuk memasarkan kedua merek ini di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini memastikan kualitas produk Volkswagen sudah membuat pelanggan terbiasa, dan apa yang mereka harapkan dari sebuah produk premium seperti T5," tandasnya.
Untuk permulaan, hanya akan ada 220 unit VW T5 yang akan diproduksi pada 2012 dan bulan Februari nanti sudah mulai bisa dikirimkan dan akan mencapai angka 1.200 unit di 2015 mendatang.
Selain produksi, Garuda Mataram Motor juga akan menjual mobil ini 6 dealer VW di Indonesia.
Mobil hasil rakitan lokal ini akan dipamerkan di Indonesia International Motor Show. Pejabat publik, bank, perusahaan asuransi hingga kantor cabang perusahaan Eropa akan menjadi target VW dalam menjual mobil ini selain pembeli individu.
"Kami memanfaatkan kesempatan terbuka untuk kendaraan kami di pasar yang berorientasi pada pertumbuhan. Multivan akan ditawarkan sebagai sebuah limusin premium, Transporter sebagai kendaraan komersial yang handal," tegas Member of the Brand Board of Management of Volkswagen Commercial Vehicles for Sales and Marketing VW Harald Schomburg.
"Produksi SKD akan membuka pintu dan memungkinkan kita untuk mendapatkan tempat di pasar. Kami melihat prospek yang kompetitif dengan sangat positif," tambahnya.
Komponen-komponen Transporter dan Minivan yang akan dirakit di Indonesia ini nantinya akan diambil dari pabrik di Hanover untuk kemudian 'di bongkar' di pabrik di Bissendorf / Wedemark.
Ditempat ini, mobil-mobil ii kemudian dibongkar dan dipereteli agar bisa dikirim secara terurai melalui Hamburg ke Jakarta agar bisa mendapat kemudahan pajak yang lebih rendah bila dibanding mengimpor secara utuh (CBU).
Setelah sampai Jakarta, barulah uraian mobil itu dirakit kembali menjadi sebuah mobil di Jakarta.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu