Mazda CX-5 Gunakan Baja Terkuat

Mazda CX-5 Gunakan Baja Terkuat

- detikOto
Rabu, 05 Okt 2011 19:11 WIB
Mazda CX-5 Gunakan Baja Terkuat
Jakarta - Pabrikan mobil Mazda diperkirakan akan menjadi pabrikan mobil pertama yang akan menggunakan baja ultra-kuat di varian yang mereka jual. Untuk permulaan, baja ultra-kuat ini akan diaplikasi di Mazda CX-5 terbaru.

Baja ultra-kuat yang akan diaplikasi Mazda ini merupakan baja yang akan mengisi bagian-bagian vital Mazda CX-5 terbaru yang akan diluncurkan awal tahun depan. Baja tersebut dibentuk dalam tekanan tinggi yakni hingga 1.800 megapascal atau sekitar 261.000 psi.

Dikembangkan oleh Sumitomo Metal Industries, baja ultra-kuat tersebut juga diklaim memiliki bobot yang lebih ringan dari baja biasa. Baja tersebut akan dipasangkan pada rangka bumper depan dan belakang untuk mengurangi kerusakan jika terjadi tabrakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baja ini menurut Mazda seperti detikOto kutip dari Motor Authority, Rabu (5/10/2011) memiliki kemampuan 20 persen lebih kuat dan 10,5 kg lebih ringan dibanding baja biasa yang dipasang di Mazda CX-5 generasi sebelumnya.

Selain itu, desain pada rangka bumper ini dibuat agar dapat menyerap energi tabrakan untuk mengurangi efek kerusakan pada kendaraan ketika kecelakaan terjadi.

Untuk desainnya, Mazda CX-5 merupakan mobil produksi massal pertama yang menerapkan bahasa desain β€˜KODO – Soul of Motion’ yang sebelumnya diperlihatkan di mobil konsep Mazda SHINARI dan Mazda MINAGI.

Dengan bahasa desain terbaru ini, terlihat garis desain Mazda CX-5 yang lebih stylish dengan bagian depan yang dinamis dan kuat.

Sementara untuk dapur pacunya, Mazda terutama untuk pasar Eropa akan menawarkan CX-5 dengan sokongan mesin bensin SKYACTIV-G berkapasitas 2.0 liter.

Sedangkan untuk Mazda CX-5 diesel akan tersedia mesin SKYACTIV-D berkapasitas 2.2 liter dan akan tersedia dalam dua versi yakni Standard Power dan High Power versions.

Mesin berteknologi SKYACTIV merupakan inovasi terbaru yang dipersembahkan Mazda. Teknologi mesin SKYACTIV ini diklaim akan membuat membuat konsumsi bahan bakar menjadi efisien. Bahkan Mazda mengklaim kalau meski masin menggunakan sistem pembakaran internal, keiritan teknologi ini mampu menjadikan mobil Mazda seirit mobil hybrid.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads