Volvo Bikin Fitur Pendeteksi Hewan Liar

Inovasi

Volvo Bikin Fitur Pendeteksi Hewan Liar

- detikOto
Senin, 13 Jun 2011 08:48 WIB
Volvo Bikin Fitur Pendeteksi Hewan Liar
Jakarta - Setelah sebelumnya mengembangkan piranti keselamatan yang memperingatkan pengemudi bila ada pejalan kaki atau mobil lain di depan mobil, kini Volvo kembali berinovasi dengan menciptakan fitur yang bisa memberitahu pengemudi bila ada hewan di jalan depan mobil.

Volvo Car Corporation mengembangkan fitur keselamatan aktif ini dan bila fitur ini mendeteksi ada hewan di wilayah sekitar depan mobil maka fitur ini akan memberi peringatan dan secara otomatis akan mengerem mobil.

Sistem baru ini merupakan pengembangan dari sistem pendeteksi pejalan kaki yang kemudian dipadukan dengan Full Auto Brake yang tersedia di mobil Volvo S60, V60, XC60, V70, XC70 dan S80.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya sistem keamanan ini, Volvo berharap bisa mengurangi risiko tabrakan dengan hewan liar sesuai dengan visi Volvo Car Corporation untuk tahun 2020 yakni 'tidak boleh ada yang harus terluka serius atau tewas dalam sebuah mobil Volvo baru'.

"Kita bisa lihat di statistik kecelakaan kita bahwa ini merupakan area yang penting untuk diprioritaskan. Terlebih lagi, kita tahu bahwa ada pasar yang cukup besar dalam jenis sistem keselamatan. Selama demonstrasi Pedestrian Detection with Full Auto Brake, kami sering ditanyakan tentang perlindungan dari kecelakaan dengan binatang liar," Kata Andreas Eidehall, ahli teknis di bidang sistem keselamatan aktif di Volvo Car Corporation dalam siaran pers, Senin (13/6/2011).

Sistem ini sendiri menurut Andreas terdiri dari dua bagian yakni sebuah sensor radar dan kamera inframerah yang dapat memantau situasi lalu lintas.

"Kebanyakan tabrakan dengan hewan liar terjadi pada waktu fajar, senja atau selama bulan-bulan musim dingin yang gelap. Adalah penting agar sistem dapat juga berfungsi dalam kondisi ini. Kamera memantau jalan di depan dan jika seekor binatang berada dalam jangkauan, sistem akan memperingatan pengemudi dengan sinyal. Jika pengemudi tidak bereaksi, rem secara otomatis akan berfungsi," jelasnya.

Untuk mengembangkan fitur ini para insinyur Volvo harus mencari data berbagai tingkah laku hewan yang berbeda-beda.

Sebuah tim bahkan harus menghabiskan malam di sebuah taman safari untuk mencari tahu pola tingkah laku rusa. Pada tahap pertama, sistem baru akan merespons hewan besar seperti kuda dan rusa.

Ada alasan baik mengapa Volvo membuat fitur seperti ini. Di tempat asal Volvo, Swedia terjadi lebih dari 40.000 kecelakaan yang melibatkan hewan liar tiap tahunnya. Kecelakaan yang biasa terjadi adalah mobil terguling akibat menghindari tabrakan, atau bagian depan mobil dan kaca mobil depan rusak ketika tabrakan terjadi.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads