Permintaan Gedung Putih ini terjadi ketika Gedung Putih tengah menyusun rencana penyelamatan perusahaan otomotif AS itu.
"Rick Wagoner memang diminta untuk mundur dan dia setuju untuk melakukannya," ujar pejabat senior Gedung Putih seperti dikutip AFP, Senin (30/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menyebutkan mundurnya Wagoner sebagai quid pro quo tidak akurat, itu bukanlah seperti ultimatum," ujarnya. Namun meski pun begitu, Wagoner memang didesak untuk mundur.
Pemerintah Barack Obama Senin ini dijadwalkan akan memberikan pengumuman soal langkah pemerintah AS selanjutnya mengenai industri mobil. Obama sebelumnya belum puas dengan proses restrukturisasi di dua perusahaan AS yakni GM dan Chrsyler.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi