"Dari sekitar 40 merek yang beredar di pasaran, hampir semuanya telah dipalsukan," kata Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan, Justisiari Perdana Kusumah ketika ditemui detikOto di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (17/12/2008).
Padahal total pelumas yang digunakan di sektor otomotif dan kalangan industri di Indonesia telah mencapai angka 600 juta liter per tahun. Dan 420 juta liter diantaranya digunakan oleh para pengguna kendaraan atau otomotif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, dari kenyataan tersebut bisa dikatakan bahwa peredaran pelumas palsu di pasaran sudah dalam kondisi yang akut dan tentu akan sangat merugikan konsumen
yang menggunakannya.
Zain juga menjelaskan bahwa efek kerusakan yang ditimbulkan oleh pelumas palsu memang tidak langsung dapat dirasakan. "Tapi, coba lihat nanti setelah 6 bulan pemakaian. Getaran mesin akan lebih kuat, suara akan lebih kasar, asap yang ditimbulkan akan menghitam serta daya tahan mesin yang tentunya akan sangat berkurang," kata Zain.
Modus yang digunakan oleh para pelaku pemalsuan pun kini jadi semakin beragam dan canggih. Mulai dari mencampur pelumas asli dengan bahan adiktif, mengolah kembali pelumas bekas, hingga mengemas pelumas palsu dengan kaleng bekas suatu label terkenal sampai menempeli kemasan dengan stiker registrasi palsu.
Peredaran pelumas palsu tersebut tentu akan sangat meresahkan masyarakat, apalagi bila kita melihat jumlah kendaraan yang sudah sedemikian banyak di Indonesia.
Karena itulah, Brett McGuire yang menjadi konsultan Internasional untuk beberapa merek pelumas pun memberi saran kepada para konsumen untuk tidak terjebak dalam penggunaan pelumas palsu tersebut.
"Jadi, bila Anda tidak ingin terjebak membeli produk pelumas palsu, maka, usahakanlah mengganti oli di bengkel resmi atau membelinya di toko-toko atau distributor yang mempunyai otoritas resmi pada merek oli tertentu," saran Brett.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?