Titi bercerita, bisnis Ayam Jerit awalnya dilakukan melalui media sosial dan restoran miliknya di Benhill Jakarta Selatan.
Lalu dirinya terinspirasi tren food truck yang perkembangannya semakin pesat. Membuat dirinya ingin mengembangkan Ayam Jerit melalui food truck.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tata Ave EX2 700cc diesel ukurannya kompak. Cocok untuk bisnis yang kita sedang kembangkan. Harganya terjangkau terus 700 cc pula kan, jadi rasanya tepat untuk dijadikan kendaraan usaha," ujar Titi.
Penggunaan Tata Ave EX2 ini juga dijelaskan sangat cocok untuk mereka yang baru memulai usaha bisnis mobile seperti food truk.
"Karena biaya opersionalnya cukup rendah. Kalau kita berbicara bisnis kuliner kan yang utama kita jualan dan untungnya dari makanan, bukan dari untung sampingan transportasi, sehigga mereka sekecil mungkin harus menekan operasionlanya. Nah ACE EX2 ini sangat cocok, 700 cc disel lagi," ujar Wilda bachtiar, Commercial Vehicle Marketing Manager Tata Motors.
Titi juga menambahkan usaha di bidang Moko (mobil toko) seperti food truk ini sangat menjanjikan.
"Terutama bagi temen-temen yang baru ingin memulai sebuah usaha baru seperti ini, karena kadang-kadang kan kita kalau sewa ruko sewa cost mahal, terus gambling juga belum tentu rame di daerah situ. Nah dengan moko ini kita bisa mobile, tes pasar, bisa juga buat yang lain kaya ikutan bazar, dan lainnya," ujar Titi.
Selain mendukung wiraswasta baru seperti Titi, produsen India yang kini fokus menggarap segmen komersial di Indonesia itu memperkenalkan varian pikap kabin ganda, yaitu Tata Xenon XT D-Cab 4x4, di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016.
Mobil dikhususkan untuk wilayah pedalaman untuk transportasi angkut barang serta keburuhan pokok atau pertambangan, dan perkebunan yang terbilang tinggi.
"Pada Tata Xenon XT D-Cub 4x4, kami menawarkan tenaga dan torsi yang melimpah, emisi rendah, kenyamanan berkendara, dan menjanjikan biaya operasional paling efisien dikelasnya," ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sangupta.
Dengan Loading deck nya yang berbahan double coruggated galvanized steel, sehingga memiliki daya angkut hingga 1000 Kg, dengan ukuran (PXLXT) 1.430x1.410x400 mm dan ground clearance 210mm.
Dibekali mesin disel common rail Tata 2.2 liter VTT DICOR, yang dikombinasi dengan transmisi manual lima percepatan, dan mampu di pacu hingga 160 km/jam. Tenaga maksimum 140 PS pada 4000 rpm dan torsi puncak 320 Nm di outaran mesin 1700-2700 rpm. Di tambah fitur shift on fly 4x4 sistem untuk menambah kemampuan off road, serta teknologi gearbox GBS-76-5/4.1 dengan overdrive dari Xenon D-Cab yang memudahkan perpindahan gigi dan kenyamanan.
Tidak ketinggalan program unik yang dihadirkan terdiri dari garansi, jaminan ketersediaan suku cadang serta jaminan 24 jam pengantaran pasti sampai atu gratis jika tidak sampai. Lalu 24 jam x 7 On Road Asisstance.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih