ADVERTISEMENT

Hakim PN Surabaya Kena OTT KPK Ngaku Cuma Punya Satu Mobil

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 20 Jan 2022 12:50 WIB
Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni, terjaring OTT KPK (dok PN Surabaya)
Foto: Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni, terjaring OTT KPK (dok PN Surabaya)
Jakarta -

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (20/1/2022). Bagaimana harta kekayaan dan garasi dari Itong?

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Itong terakhir kali menyampaikan kekayaannya pada 12 Januari 2021 - periodik 2020. Nilai kekayaan Itong mencapai Rp 2.174.542.499.

Asetnya terdiri atas tanah dan bangunan dengan total Rp 1.030.000.000, harta bergerak lainnya dilaporkan dengan total Rp 22.500.000. Terdapat pula kas dan setara kas Rp 962.042.499, sehingga total kekayaan Itong Isnaeni Rp 2.174.542.499.

Bagaimana isi garasinya? Itong hanya mendaftarkan satu unit mobil bergaya Multi Purpose Vehicles (MPV) Toyota Innova keluaran tahun 2017. Mobil tersebut ditaksir harganya Rp 160 juta.

Tidak disebutkan varian Innova yang dimiliki Itong. Sebagai informasi, Innova tersebut sudah masuk generasi keenam, sebab Toyota Astra Motor mulai memperkenalkan All New Kijang Innova dengan slogan "The Legend Reborn" pada tahun 2014.

Itong kena OTT KPK

Kini, kabar mengejutkan datang lagi dari Itong. Namanya disebut kena OTT KPK.

"Bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00 - 05.30 Wib, KPK datang ke kantor PN. Surabaya dan di dalam mobilnya dilihat ada sdr. Itong Isnaeni Hidayat,SH.MH Hakim PN. Surabaya. Begitu pula informasi yang diterima nama Panitera Pengganti bernama Hamdan, SH juga turut diamankan," kata jubir MA hakim agung Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi, Kamis (20/1/2022).

KPK membenarkan operasi itu.

"Benar pada 19 Januari 2022 KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di Surabaya Jawa Timur. Dalam kegiatan tangkap tangan tersebut, sejauh ini KPK mengamankan 3 orang. Di antaranya Hakim, Panitera dan pengacara yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya," kata jubir KPK, Ali Fikri.

Simak Video 'KPK OTT Hakim-Panitera PN Surabaya':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Harta Sandiaga Uno Tembus Rp 10,6 T, Ini Rinciannya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT