Rabu, 19 Jun 2019 20:42 WIB

Sosok Tajir di Balik Mobnas Vietnam

CNBC Indonesia - detikOto
Foto: Zaki Alfarabi Foto: Zaki Alfarabi
Jakarta - Produsen mobil Vinfast baru-baru ini mengejutkan industri otomotif dunia sebagai merek mobil nasional (mobnas) Vietnam. Mobil Vinfast hanya butuh kurang dari dua tahun persiapan produksinya hingga pengantaran (delivery) perdana.

Mengutip CNBC Indonesia,
Vinfast disiapkan untuk memproduksi 250.000 kendaraan untuk tahap pertama beroperasi, dan selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 500.000 unit per tahun pada 2025. Targetnya, Vinfast akan mengekspor produknya pada pertengahan 2020.


Vinfast telah menginvestasikan lebih dari USD 3,5 miliar untuk bisnis otomotif mengembangkan mobil dan motor listrik di Vietnam. Mobil nasional Vietnam ini akan mengusung platform yang digunakan oleh BMW dan ditenagai oleh mesin turbo BMW 2.0 L. Mesin itu kemudian dimodifikasi oleh ahli mesin Austria, AVL. Pihak Vinfast sendiri menyiapkan tipe sedan, SUV hingga hatchback.

Pihak Vinfast mengklaim sudah mendapatkan 10.000 pesanan, mendongkrak penjualan mobil domestik hingga 18% selama lima bulan pertama tahun ini, seperti diklaim oleh asosiasi manufaktur mobil Vietnam.


Sapa sosok di balik Mobnas Vinfast?

Mobil ini dikembangkan oleh perusahaan konglomerasi real estate terbesar Vietnam, Vingroup Joint Stock Company (Vingroup JSC VIC.HM).

Perusahaan publik yang saat ini dipimpin oleh Nguyen Viet Quang ini sekitar 30% sahamnya dimiliki oleh pendiri sekaligus pemegang saham terbesarnya, Pham Nhat Vuong, sebagaimana dikutip dari Nikei Assian Review. Sekitar 15% sahamnya dimiliki oleh gabungan investor asing, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 3 miliar.

Vingroup memulai usahanya sebagai perusahaan makanan olahan yang didirikan Pham Nhat Vuong di Ukraina pada 1993. Perusahaan itu dipindahkan ke Vietnam pada 2000 karena Vuong ingin lebih banyak berkontribusi membangun tanah kelahirannya. Pada 2013, Vuong menjadi orang Vietnam pertama yang masuk daftar orang terkaya versi Forbes. Kekayaannya kini ditaksir sekitar US$ 7,6 miliar.




Vingroup sudah mendominasi pasar properti di Vietnam melalui perusahaan properti Vinhomes. Mereka juga telah memasuki pasar alat kesehatan lewat Vinmec, serta menjalankan rantai franchise supermarket yang disebut Vinmart, dan masuk ke sektor pariwisata lewat jaringan resort Vinpearl.

"Mungkin ada 4 juta pelanggan hari ini yang terkait satu atau lain dengan Usaha Vingroup sehingga ini adalah merek besar, merek aspiratif, dan pelanggan tersebut siap untuk produk VinFast domestik," kata CEO Vinfast, Jim Deluca jelang Paris Motor Show tahun lalu.

Setidaknya lima dari pimpinan manajemen VinFast merupakan tenaga kerja asing, termasuk Deluca dan Shh

Ada Sosok Orang Super Tajir di Balik Mobnas Vietnam Foto: Buruh bekerja di pabrik mobil Vinfast pada kesempatan upacara pembukaannya di kota Hai Phong, Vietnam 14 Juni 2019. REUTERS / Kham


Pada Juni tahun lalu, raksasa otomotif Amerika Serikat (AS) setuju untuk mengalihkan kepemilikan penuh fasilitas produksinya di Hanoi kepada VinFast agar perusahaan Vietnam ini dapat memproduksi mobil-mobil kecil di bawah lisensi global GM mulai 2019. Kini, pengambilalihan tersebut sudah membuahkan hasil. Vinfast sedang membuktikan kiprahnya di industri otomotif Vietnam dan ASEAN. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed