Rabu, 08 Mei 2019 17:14 WIB

Akio Toyoda Tak Menyangka Bisa Memimpin Toyota dalam Waktu Lama

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Akio Toyoda Foto: Reuters Akio Toyoda Foto: Reuters
Tokyo - Tahun ini menandai 10 tahun Akio Toyoda memimpin Toyota. Pada masa awal kemimpinannya, Toyoda menyangka hanya akan bertahan selama 1 tahun saja paling lama.

Hal itu disampaikan Akio Toyoda dalam jumpa pers yang diadakan di Tokyo, Rabu (8/5/2019). Tepat bulan Juni mendatang, Toyoda resmi memimpin Toyota selama 10 tahun.

"Saya melayani Toyota sudah 10 tahun, menjadi presiden bukan objektif saya. Di awal periode kepemimpinan saya, saya harus menghadiri hearing yang diadakan oleh Kongres AS. Saya kira saya tidak akan bertahan bahkan sampai 1 tahun, saya menyangka akan memimpin dalam jangka waktu pendek," ujarnya.



Ya di awal kepemimpinannya, Toyoda harus bolak-balik ke Amerika menjelaskan masalah mobil Toyota. Saat itu mobil Toyota mengalami masalah pada pedal gas dan rem yang mengakibatkan mobil bisa melaju sendiri. Toyoda sampai harus meminta maaf ke hadapan Kongres AS.

"Saya masih hidup saat ini, besok dan besoknya lagi saya akan bekerja lebih keras untuk Toyota," ujarnya.

Pria kelahiran 3 Mei 1957 ini sebelumnya menggantikan peran Katsuaki Wattanabe. Pucuk pimpinan sepertinya terus ia jalani apalagi dari sisi umur masih cukup muda yakni 62 tahun. Namun meski begitu, Toyoda terus mencari penggantinya.

"Sejak hari pertama menjadi presiden, saya selalu mencari pengganti saya. Tetapi setelah 10 tahun, saya merasa semakin sulit menemukan yang tepat." tambah Toyoda.



Untuk mencari penggantinya, Toyoda juga perlu mengkaji lebih lanjut dengan "Tujuh Samurai" alias para petinggi Toyota (termasuk Toyoda). Dari enam wakil presiden eksekutif, hanya tiga yang lebih muda dari Toyoda. Tomoyama berusia 60, sementara Didier Leroy dan Moritaka Yoshida berusia 61 tahun.




(ddn/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com