Jumat, 12 Apr 2019 11:20 WIB

Gara-Gara Ditangkap Lagi, Carlos Ghosn Alami Gagal Ginjal

Rizki Pratama - detikOto
Carlos Ghosn. Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo Carlos Ghosn. Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo
Jakarta - Setelah ditangkap lagi secara 'ilegal' pekan lalu, pengobatan dari penyakit ginjal kronis yang dialami mantan bos Nissan, Carlos Ghosn terganggu. Hal itu diungkapkan oleh tim pembela Ghosn melalui dokumen yang dilihat oleh Reuters pada Kamis (11/4/2019).

Dokumen yang disiapkan oleh tim pembela Ghosn mengatakan bahwa penangkapan Ghosn yang keempat kalinya oleh jaksa Jepang itu merupakan upaya mengganggu persiapan pembelaan Ghosn dalam sidang. Dengan demikian, tanpa menyiapkan segala berkas dan bukti dari tim pembela, Ghosn akan terpaksa mengakui dirinya bersalah.



Jaksa Jepang yang dihubungi oleh Reuters menolak untuk menanggapi pernyataan tersebut.

Penangkapan Ghosn yang keempat kalinya tersebut dianggap sebagai tindakan ilegal oleh tim pembelanya sehari setelah Ghosn ditangkap pada 5 April lalu. Mereka juga menambahkan dalam dokumennya bahwa tindakan tersebut tidak berperikemanusiaan karena mengganggu perawatan medisnya demi menguntungkan pihak penuntut.



Dalam dokumen tersebut juga disebutkan istri Ghosn, Carole mengatakan jaksa melarangnya untuk menghubungi pengacara pada pagi sebelum Ghosn ditangkap lagi. Carole mengatakan dia beberapa kali harus melakukan body check, dan tidak boleh menutup pintu kamar mandi saat digunakan, saat itu jaksa wanita yang menunggunya di depan kamar mandi yang tidak tertutup.

"Saya merasa mereka memaksa dan mempermalukan saya dengan tindakan tak berperasaan ini," kata Carole (4/4/2019).

Seseorang yang mengetahui keadaan Ghosn dalam tahanan mengatakan, Jaksa melakukan interogasi kepada Ghosn selama 14 jam dalam sehari, terkadang juga dilakukan pada tengah malam. (rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed