Senin, 08 Apr 2019 19:15 WIB

Mantan Bos Nissan Ditangkap

Istri Carlos Ghosn Minta Bantuan Presiden Macron

Rizki Pratama - detikOto
Carlos Ghosn sebelum ditangkap aparat Jepang Foto: Reuters/Steve Marcus/File Photo Carlos Ghosn sebelum ditangkap aparat Jepang Foto: Reuters/Steve Marcus/File Photo
Paris - Mantan bos Nissan Carlos Ghosn ditangkap kembali di Jepang. Istri Ghosn terbang ke Paris untuk memohon bantuan kepada pemerintah Emmanuel Macron.

Saat diwawancarai oleh Financial Times, Senin (8/4/2019) wanita bernama Carole Ghosn itu mengatakan pemerintah Prancis perlu membantu suaminya. "Sebagai warga negara Prancis, itu harus menjadi hak. Saya kira dia tidak memiliki cukup dukungan dan dia meminta bantuan," ujarnya.



Carlos Ghosn sendiri memegang kewarganegaraan Prancis, Lebanon, dan Brasil. Sampai saat ini ia telah membantah semua tuduhan yang dilayangkan terhadapnya. Ghosn sebelumnya memimpin Renault yang terikat dengan aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi.

Mantan eksekutif itu ditahan kembali akhir pekan lalu atas dugaan bahwa bagian dari pembayaran USD 34,2 juta yang diberikan kepada perwakilan penjualan Oman membantu pembayaran kapal pesiar yang ia beli. Jaksa penuntut di Jepang juga telah mencoba menanyai Carole Ghosn dan bahkan menyita paspor Lebanonnya.

"Aku sendirian di sini. Ini membuat trauma setelah apa yang terjadi. Jika suami saya ditahan dan saya di sini, saya tidak akan berguna. Saya pergi ke Prancis dan menjadi lebih berguna di sana," katanya sebelum pergi ke Paris.



Ghosn kemungkinan akan ditahan hingga 22 hari lagi oleh otoritas Jepang sebelum ia didakwa. Orang terdekatnya mengkhawatirkan dia akan diinterogasi tanpa kehadiran pengacaranya seperti yang biasa dilakukan di Jepang.

Tak lama setelah Ghosn mendapatkan kembali pengacaranya, Takashi Takano merinci berbagai kondisi jaminan yang dijalani kliennya ketika ia dibebaskan sebentar. Menurut Takano, Ghosn harus menyerahkan paspor, memasang kamera pemantau di pintu apartemennya, dan setuju untuk merekam panggilan telepon dan percakapannya melalui alat komunikasinya. Dia juga dibatasi untuk hanya menggunakan satu komputer dan satu telepon. (rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com