Kamis, 04 Apr 2019 12:39 WIB

Crazy Rich Priok

Dari Sopir, Ini Cerita Anak Priok Bisa Punya Ferrari Cs di Gang

Dina Rayanti - detikOto
Ahmad Sahroni di depan koleksi mobil mewahnya (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Istilah gantunglah cita-cita setinggi langit pasti sudah sering kita dengar. Ungkapan tersebutlah yang ditanamkan oleh pengusaha muda asal Tanjung Priok, Ahmad Sahroni.

Roni apaan akrab Sahroni, dulu tak memiliki apa-apa. Tapi siapa sangka sekarang, pria berusia 42 tahun itu memiliki serangkaian mobil mewah yang terparkir di gang sempit kawasan rumahnya.

Profesi sopir, tukang semir sepatu, hingga bekerja di kapal pernah dilakoni Roni semasa muda. Dari pengalaman tersebutlah Roni belajar hingga akhirnya bisa memiliki perusahaan sendiri dan memiliki koleksi mobil mewah sebagai investasi di garasi rumahnya.



"Dalam proses kehidupan yang saya jalani pernah jadi sopir dan sopir pernah jadi tukang semir sepatu dan tukang ojek payung tapi itu tidak membuat saya patah semangat. Saya menganggap dalam semua proses kehidupan detikers pasti punya proses yang berbeda-beda dan terjadilah sampai sekarang," buka Roni saat berbincang soal pengalaman hidupnya dengan detikcom

Roni memanfaatkan waktunya sebagai sopir untuk perlahan-lahan mempelajari soal kehidupan. "Dulu waktu saya pulang pagi mengantarkan bos saya, saya belajar makna dari apa yang saya jalankan saat jadi sopir. bos saya selalu berkoordinasi dengan kantor mengatakan si A si B harus ini, kuping saya mendengar saya jadikan ilmu," ungkapnya.

"Suatu hari bos besar memanggil saya untuk menagih perusahaan BUMN yang waktu itu mungkin tagihan tidak terbayar sudah lama tapi saya ditugaskan untuk itu dan akhirnya saya laksanakan. Alhamdulillah selama 8 hari saya proses tagihan dari kuasa yang diberikan bos besar saya bisa cair," sambung Roni.

Masa-masa itu dijalani tidak mudah dijalani Roni. Pria yang juga dijuluki 'Anak Priok' itu juga mengaku perjalanannya tak berjalan mulus bahkan sempat ditipu beberapa kali oleh sang rekan kerja.



"Dan itu akhirnya saya diangkat menjadi karyawan di perusahaan itu dalam kurun waktu 2,5 tahun saya jadi GM, tahun ke-3 saya jadi direktur di situ saya berproses dalam usaha dan tidak serta merta berjalan mulus, penuh lika-liku," katanya.

Hasilnya bisa dinikmati Roni saat ini. Roni diketahui pernah memiliki perusahaan kapal tongkang dan kini masih aktif berinvestasi dalam bidang properti. Mobil-mobil mewah pun kini bisa dikoleksi Roni. Tapi tak hanya koleksi, mobil mewah tersebut juga dimanfaatkan Roni untuk berinvestasi dengan cara diperjual-belikan.

[Gambas:Video 20detik]

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com