Si Entong Udah Gede Kebut-Kebutan di Sentul

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 09 Des 2018 20:03 WIB
Foto: Grandyos Zafna
Bogor - Pemeran serial film Si Entong, Fachri Muhammad kini beranjak dewasa. Pria kelahiran 22 tahun silam ini ternyata seorang pencinta otomotif juga lho Otolovers.

Ditemui saat Indonesia CBR Race Day 2018 seri ketiga, Fachri Muhammad diberikan kesempatan menjajal Honda CBR250RR dan RC213V-S alias motor MotoGP versi jalan raya. Ia menjajal tiap motor sebanyak 2 laps ditemani pebalap profesional Andi Gilang di Sirkuit Sentul Internasional, Minggu (9/12/2018).

Pertama ia mengaku puas dengan performa CBR 250 RR, meski sebelumnya sudah mencoba milik temannya, namun karena dicoba di Sentul, performanya semakin keluar.



"Pada hari ini gue diberi kesempatan motor pertama itu CBR 250 RR yang baru. Untuk di kelas 250, motor Honda CBR 250 RR ini powernya paling gede karena memang untuk yang 250 semuanya saya udah cobain untuk yang ada di Jakarta karena kan memang ada macam-macam, saya sudah cobain tapi memang yang ini yang paling gede CBR 250 RR," ungkap Fachri kepada detikOto.

"Udah itu dia itu ada riding modenya, terus teknologinya ternyata udah By Wire dan udah pakai Up Side Down. Ini motor enak banget. Makannya Honda kasih kesempatan saya buat coba pol-polan untuk digas di Sentul keren banget, ini motor enak banget di tikungan," tambah Fachri.



Setelah menjajal Honda CBR250RR Fachri kembali diberi kesempatan menunggangi motor Marc Marquez versi jalan raya. Ia mengaku puas dengan performa handling dan manuver RC213V-S saat menjajalnya di Sentul.

"Nah yang satu lagi ini motor banyak yang incar pengen coba sebenarnya. Motor ini adalah motor replikanya yang dipakai sama Marquez waktu 2013 dia juara dunia. Motor ini yang saya cobain yang street legal itu ada lampunya ada spion, pokoknya lengkap jadi bisa dipakai di jalan umum, cuma yang jelas gak bisa boncengan," kata Fachri.

"Nah motor ini itu berapa lap saya cobain itu nurut banget di tikungan, tenaganya ngisi banget, udah gitu cuma emang yang saya pakai ini bukan yang buat balapnya, tapi yang street legalnya, jadi itu memang dikasih limit supaya mungkin kalau di jalan gak bahaya kan. Tapi motornya enak banget," tutur Fachri. (riar/rgr)