Rabu, 27 Jun 2018 11:21 WIB

Sandy Pas Band Bentuk Komunitas Motor, Namanya Unik

Ruly Kurniawan - detikOto
Sandy Pas Band saat Riding Malam Hari. Foto: Instagram/sandypasband_ Sandy Pas Band saat Riding Malam Hari. Foto: Instagram/sandypasband_
Jakarta - Penggebuk drum Pas Band, Sandy, bukan hanya hobi bermusik saja. Bila memiliki waktu renggang dan ingin melepas penat, ia bersama temannya memilih touring dengan motor. Bahkan, Sandy mengaku memiliki komunitas roda dua sendiri. Tapi ia juga mengatakan komunitasnya sering dikatain dan menjadi becandaan orang, kenapa ya?

Ternyata, hal tersebut karena nama komunitas yang Sandy dan teman-temannya pilih. Kepada detikOto, Sandy mengatakan nama komunitasnya sangat unik yaitu Jahe Wangi Riders.



"Dibentuknya itu berdasarkan kesukaan terhadap otomotif khususnya motor. Awalnya gue waktu ngantor di tempat lama ngelihat orang-orang pakai moge (motor gede), kepengen juga. Setelah cari dan beli, bosan juga main sendiri baru-lah cari-cari teman dan ternyata di komplek rumah gue ada yang pakai motor berjenis sama juga, 650 cc," katanya saat berkunjung ke kantor detikcom, Gedung Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

"Singkat cerita kita sering riding dan lama-kelamaan ambil trek yang lumayan jauh seperti ke Dieng, Pelabuhan Ratu, Garut, Kuningan, Bali, dan banyak lagi," tambah Sandy.

Pada suatu ketika, Sandy dan teman-temannya ingin meresmikan komunitasnya dan mulai mencari sebuah nama yang pas. "Waktu itu dipaksa untuk cari nama, dan buatnya pas waktu kita lagi di warung kopi. Kebetulan, di depan pas ada bungkus jahe wangi. Ya sudahlah namanya Jahe Wangi Riders," paparnya.

Nama itulah yang kemudian sering membuat orang lain khususnya komunitas geleng kepala ketika Sandy dan teman-temannya datang ke suatu acara.

"Pada akhirnya nama itu sering diledekin namun juga jadi mudah diingat. Tiap ada acara selalu diajak. Pernah pas ada suatu acara, MC-nya nggak percaya lho kalau komunitas kita namanya Jahe Wangi Riders," kata Sandy sembari tertawa.



"Nama Jahe Wangi Riders juga melambangkan anggota-anggotanya. Yah, kita kan rata-rata sudah cukup berumur. Sedikit-dikit masuk angin. Pas, kan?" sambungnya.

Kini, Jahe Wangi Riders sudah memiliki kurang lebih 40 anggota. Semuanya memiliki sepeda motor beragam, tidak terpaku pada satu model atau cc.

"Merek apa pun, cc apa pun, boleh masuk komunitas kita. Karena yang terpenting untuk kita itu bukan cc dan jenis motornya, tapi 'hehe'-nya. Senang-senang melepas penatnya," tutup Sandy. (/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed