Senin, 05 Des 2016 14:29 WIB

Tanggapan Agus-Sylviana Soal Moratorium Mobil Mewah

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu persoalan utama di Jakarta adalah kemacetan. Usul melarang mobil di atas Rp 3 miliar beredar di Jakarta pun muncul. Bagaimana tanggapan pasangan Agus-Sylviana ya?

Munculnya ide untuk melarang mobil mewah melenggang di Jakarta, diusulkan Cawagub nomor urut 3 Sandiaga Uno. Menanggapi hal tersebut, pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana mengatakan hal tersebut rasanya bukan cara yang baik untuk mengurangi kadar kemacetan di Jakarta.

"Tentu setiap orang memiliki hak yah, hak asasi orang yang memiliki kemampuan untuk membeli, ya itu hak mereka. Saya pikir agak sulit kita mencegah orang untuk 'ga boleh beli itu, karena itu mahal', loh ko ini negara demokratis kita di cegah-cegah, dilarang-larang gitu kan (akan banyak yang protes-Red), pastinya akan ada resistensi seperti itu, dan selain itu menurut saya agak melanggar hak dari si warga yang mempunyai kemampuan seperti itu,"

"Menurut saya kita lihat saja apakah itu visible atau tidak, dan juga bisa mengurangi kemacetan secara signifikan atau tidak," tutur Agus di Detikcom, Senin (5/12/2016).

Selain itu Sylviana menambahkan, bahwa hal-hal seperti menaikan pajak untuk pembelian kendaraan mewah juga merupakan salah satu cara yang jitu untuk membuat masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadinya.

"Barangkali disini kalau disebutkan ada insentifnya, mungkin ada disinsentif. Artinya kalau dia beli mungkin pajaknya kita naikkan, walaupun itu bukan hanya untuk pemerintah daerah, tapi pemeintah pusat," kata Sylviana.

"Ini mungkin ada sesuatu yang membuat mereka berpikir, dan mereka saya yakin betul tidak akan menaiki kendaraan pribadinya kalau mode transportasinya massa sudah berjalan dengan baik. Nah kalau semauanya berjalan baik ya in sya allah investor aman, si penumpang bus juga aman, semuanya aman, ya in sya allah semua berjalan dengan baik," tambahnya. (khi/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed