Mengharukan, Bos Mercy Beri Dukungan untuk Pengungsi

Frankfurt Motor Show

Mengharukan, Bos Mercy Beri Dukungan untuk Pengungsi

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 15 Sep 2015 12:10 WIB
Mengharukan, Bos Mercy Beri Dukungan untuk Pengungsi
Frankfurt - Bos Mercedes-Benz, Dieter Zetsche memberikan sambutan yang lain dari biasanya. Orang nomor satu Mercedes-Benz membuka ajang Frankfurt Motor Show dengan sambutan yang mengharukan soal gelombang pengungsi yang memasuki Jerman akhir-akhir ini.

Pria yang bisa dikenali dari kumis tebalnya itu membuat pernyataan yang mengejutkan kalangan media soal para pengungsi sesaat sebelum memperkenalkan mobil masa depan Mercy yang akan dirilis tahun 2030.

"Sementara, di saat kita berbicara soal apa yang sedang kami kerjakan untuk masa depan. Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berbicara tentang masalah lain, yang sedang terjadi, tidak ada hubungannya dengan digitalisasi (sebuah mobil), melainkan tentang migrasi," kata Zetsche di hadapan 1.000 media internasional yang melihat pembukaan Mercedes-Benz di Frankfurt Motor Show 2015 seperti dikutip News.com.au, Selasa (15/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat penting untuk menunjukkan bahwa saya tidak hanya ingin mengetuk hati Anda tetapi juga pikiran Anda juga, ujarnya.

"Beberapa orang percaya bahwa imigrasi membahayakan perspektif masa depan suatu negara. Saya yakin bahwa hal yang sebaliknya terjadi," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan memang tugas yang berat bagi Jerman untuk menampung sekitar 800.000 pengungsi. Tetapi dalam skenario yang terbaik ribuan pengungsi itu juga bisa menjadi fondasi untuk ekonomi Jerman di masa depan.

Sama seperti jutaan pekerja yang masuk ke Jerman saat terjadi keajaiban dalam ekonomi Jerman pada tahun 50-an dan 60-an, ujarnya.

Tidak puas memberikan contoh tentang kondisi Jerman dahulu, dirinya juga memberikan contoh nyata kesuksesan imigran di seluruh dunia. Khususnya di Amerika.

"Contoh lain datang dari Lembah Silikon, lanjutnya di depan media yang tertegun.

"Nenek moyang (pendiri Google) Sergej Brin, (pendiri Tesla) Elon Musk dan (pendiri Yahoo) Jerry Yang tidak mendarat ke Amerika naik (kapal) Mayflower juga, kata Zetsche.

"Saya baru-baru ini membaca bahwa seperempat dari perusahaan dengan pertumbuhan tercepat di Amerika dari beberapa tahun terakhir didirikan oleh imigran. Khususnya untuk perusahaan IT," katanya.

Namun dia juga secara jujur mengatakan memang para pengungsi itu datang ke Jerman tidak memiliki kemampuan sebagai mekanik, insinyur atau para pengusaha. Namun dia menekankan siapapun yang datang ke Jerman biasanya memiliki pendidikan yang baik.

Dan saya percaya bahwa siapa pun yang meninggalkan seluruh hidupnya, mereka sangat termotivasi untuk belajar dan bekerja di Jerman dalam rangka membangun diri demi hidup baru dengan kami," katanya.

Mercy seperti dikutip dari News.com.au memperkerjakan sekitar 280.000 orang dari 150 negara.

Siapa yang tahu masa lalu tidak bisa mengusir para pengungsi. Semua yang melihat ini di masa sekarang tidak bisa menolak mereka. Siapa pun yang berpikir mengenai masa depan tidak bisa mengusir mereka," ujarnya.

Untuk membantu pengungsi, Mercedes memberikan dukungan kepada organisasi Baden-Wrttemberg, yang merupakan tempat penampungan bagi pengungsi. Mercy memberikan bantuan 1 juta euro berupa uang dan sumbangan lain yang dirasa cocok.

"Meskipun mungkin sulit untuk menemukan sinkronisasi pada mobil baru pada titik ini, saya yakin bahwa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk mengatasi perdebatan pengungsi di sana-sini saat ini," katanya.

Usai berbicara soal pengungsi, dia langsung memamerkan mobil teranyar Mercy untuk masa depan yang terlihat nyata seperti pidatonya.

(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads