Untuk menyambut kedatangan bos baru itu, pekerja di Aston Martin sempat beristirahat sejenak, produksi mobil mewah Aston Martin pun terhenti sesaat.
Dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2014) sebagai CEO Aston Martin yang baru, Palmer akan bertanggung jawab pada semua aspek bisnis Aston Martin. Dia akan memimpin perusahaan dalam tahap berikutnya dari mulai teknologi hingga penciptaan produk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi seorang pemimpin di sebuah merek ikonik dengan pengakuan global adalah kesempatan yang mustahil jika menolaknya. Bersama-sama kita akan menciptakan generasi terbaru dari Aston Martin di masa depan," ungkap Palmer.
Kemampuan palmer tidak bisa diragukan lagi, sebab ia sudah terjun di dunia otomotif sejak tahun 1979, saat itu ia masih berusia 16 tahun. Setelah ia bergabung untuk pertama kalinya di Automotive Product Limited (Inggris) ia langsung bergabung dengan Nissan tepatnya pada tahun 1991 dan terus berkarir selama 24 tahun hingga menjadi Chief Planning Officer.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS