Mantan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor dalam bedah buku 'Rahasia Reputasi Toyota Indonesia' mengatakan kalau pemimpin adalah motor. Seorang pemimpin harus bisa menjadi rekan kerja, teman dan pemimpin bagi para karyawannya.
"Kita harus memberi contoh bagi banyak hal. Itu memang sulit dan butuh waktu lama, tapi itu adalah hal yang efektif," ujar Johnny yang kini berkiprah di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukannya tidak percaya pada mereka, tapi karakter orang kan suka memberi informasi yang bagus-bagus saja ke atasan. Saya tidak mau hal itu di Toyota. Karena saya suka bertanya pada bawahan langsung, si manajer akhirnya tidak berani berbohong. Jadi semua masalah disampaikan, jadi kita bisa cari solusinya dengan cepat agar tidak berlarut," jelasnya dalam silaturahmi keluarga besar Perhumas dan bedah buku 'Rahasia Reputasi Toyota Indonesia: Peran CEO sebagai Ujung Tombak Perusahaan' di Jakarta, Selasa (15/7/2014)..
Hasilnya, Toyota pun mampu tetap eksis sejak tahun 1971 silam dna menjelma menjadi raksasa otomotif di Indonesia.
Bertahun-tahun mereka jadi pemimpin pasar di industri mobil nasional dengan penjualan lebih dari 30 persen dari total market yang ada tiap tahunnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya