Mahathir akan menggantikan posisi Tan Sri Mohd Khamil Jamil yang menjabat sebagai Proton executive chairman meski Jamil tetap akan menjadi anggota dewan direksi Proton.
Menurut Jamil, Mahathir dipandangnya sebagai orang yang sangat rendah hati dan dihormati berbagai kalangan. Pengetahuan dan pengalaman Mahathir terhadap industri otomotif pun dianggap cukup mendalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang Amat Berbahagia Tun Dr Mahathir sekarang akan dapat mendedikasikan lebih banyak waktu di Proton sebagai Chairman, yang tentunya akan terus memperkuat Proton dalam misinya untuk diakui sebagai pemain otomotif global," tambah CEO Proton Datuk Abdul Harith Abdullah.
"Kami berharap kepada kepemimpinan dan bimbingan dari Yang Amat Berbahagia Tun Dr Mahathir," lugas Harith.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM