Hal ini diugkapkan oleh Elon Musk, bos produsen mobil listrik asal Amerika yang juga merupakan pendiri Paypal sekaligus pembuat pesawat luar angkasa SpaceX. Menurutnya, perusahaan minyak saat ini sedang menabur benih-benih keraguan pada mobil listrik.
Dilansir dari The Guardian, sebelum acara pembukaan diler mewah Tesla di London, ia menyatakan pada the Guardian soal kampanye menyerang mobil listrik yang dilakukan perusahaan minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tesla memiliki segmen premium pada pasar mobil listrik mereka di Amerika Serikat, dan berhasil menjual lebih dari 14.000 sedan Model S tahun lalu.
Mobil akan dikirim ke pelanggan di Inggris pada musim semi berikutnya, dan diperkirakan memakan biaya 55.000-85.000 poundsterling, tergantung pada spesifikasi modelnya.
Musk juga tetap teguh pada komentarnya soal mobil berbahan bakar hidrogen tidak tepat jika disamakan dengan mobil bertenaga baterai yang dibuat Tesla.
βMereka omong kosong, hal itu bahkan tidak terpikirkan di benak saya. Soal bahan bakar hidrogen, saat ini mereka canggih, dan dibandingkan muatan, berat, dan biaya yang terkait dengan powertrain, dan dibandingkan dengan Model S, mobil itu akan kalah saing,β ujar Musk.
Lahir di Afrika Selatan, Elon Musk adalah remaja yang menggemari komputer dengan jurusan fisika. Ketika pindah ke California, ia mengambil jurusan bisnis (PhD) di Stanford. Lalu, ia keluar tidak berapa lama setelah mulai kuliah untuk menjadi seorang entrepreneur.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter